Jangan Salah Pilih! Ini Panduan Keramik Lantai Rumah Ideal

oleh -62 Dilihat
oleh
Panduan lengkap memilih keramik lantai rumah terbaik berdasarkan fungsi ruangan, ukuran, warna, jenis, hingga tips perawatan agar awet dan aman. (*/Ils)

Ringkasan Berita:

Memilih keramik lantai rumah tidak bisa sembarangan. Setiap ruangan membutuhkan jenis, ukuran, dan tekstur berbeda agar nyaman, aman, dan tahan lama. Simak panduan lengkap memilih keramik lantai terbaik sesuai fungsi ruangan dan gaya interior rumah Anda.


JAKARTA, LINTANGPOS.com – Memilih keramik lantai rumah sering kali dianggap sepele.

Padahal, keputusan ini sangat menentukan kenyamanan, keamanan, hingga estetika hunian dalam jangka panjang.

Keramik bukan sekadar pelapis lantai, melainkan elemen penting yang menyatu dengan aktivitas sehari-hari penghuni rumah.

Kesalahan memilih keramik bisa berdampak serius, mulai dari lantai licin yang berbahaya, tampilan ruangan terasa sempit, hingga biaya perawatan yang membengkak.

Oleh karena itu, penting bagi pemilik rumah untuk memahami panduan dasar memilih keramik lantai yang tepat sesuai fungsi ruangan dan gaya interior.

Berikut panduan lengkap yang bisa dijadikan referensi sebelum membeli keramik lantai rumah.

BACA JUGA: Rahasia Disiplin Nabung Rumah, Gaji Pas-pasan Bisa Beli Cash!

1. Sesuaikan Keramik dengan Fungsi Ruangan

Setiap ruangan memiliki karakter dan kebutuhan berbeda. Keramik yang cocok untuk ruang tamu belum tentu aman digunakan di kamar mandi atau teras.

Ruang tamu dan kamar tidur
Untuk area ini, kenyamanan menjadi prioritas utama. Keramik dengan permukaan glossy atau satin sangat direkomendasikan karena terasa halus di kaki dan memberikan kesan bersih serta rapi. Selain itu, pantulan cahaya dari keramik glossy juga membuat ruangan terlihat lebih terang.

Dapur
Dapur merupakan area yang rentan terkena noda minyak, air, dan sisa makanan. Pilih keramik lantai yang tahan noda, tidak mudah menyerap cairan, dan mudah dibersihkan. Permukaan semi-kasar bisa menjadi pilihan agar tetap aman tanpa mengorbankan kemudahan perawatan.

Kamar mandi
Keamanan adalah faktor utama. Keramik bertekstur atau anti-slip wajib digunakan untuk mencegah risiko terpeleset, terutama bagi anak-anak dan lansia. Meski tampilannya tidak terlalu mengilap, fungsinya jauh lebih aman untuk area basah.

Teras dan garasi
Area luar rumah membutuhkan keramik dengan daya tahan tinggi terhadap beban berat, perubahan cuaca, serta permukaan kasar agar tidak licin saat hujan.

BACA JUGA: KPR atau Menabung Dulu? Ini Cara Paling Cerdas Punya Rumah

2. Perhatikan Ukuran dan Pola Keramik

Ukuran keramik sangat berpengaruh terhadap persepsi luas ruangan. Pemilihan yang tepat bisa membuat rumah terlihat lebih lega dan proporsional.

Ruangan kecil
Untuk ruangan sempit, keramik ukuran 20×20 cm atau 30×30 cm lebih disarankan. Ukuran ini membantu menciptakan kesan proporsional dan tidak “menekan” visual ruangan.

Ruangan besar
Sebaliknya, ruangan luas akan terlihat lebih elegan jika menggunakan keramik berukuran besar seperti 60×60 cm atau lebih. Jumlah nat yang lebih sedikit juga memberikan tampilan bersih dan mewah.

Pola diagonal
Pola pemasangan diagonal kerap digunakan untuk menciptakan ilusi ruang yang lebih luas. Teknik ini cocok diaplikasikan pada ruang tamu atau area keluarga.

3. Pilih Warna dan Motif yang Tepat

BACA JUGA: Warna Hordeng Kontras Ini Bikin Hijau Muda Lebih Hidup di Ruangan Rumah Anda!

Warna dan motif keramik mampu membangun suasana ruangan secara signifikan.

Warna terang
Keramik berwarna putih, krem, atau abu-abu muda memberikan kesan bersih dan luas. Warna ini sangat cocok untuk ruangan kecil atau rumah dengan pencahayaan terbatas.

Warna gelap
Warna gelap seperti cokelat tua atau abu-abu gelap memberikan nuansa elegan dan eksklusif. Selain itu, warna ini juga tidak mudah terlihat kotor, cocok untuk ruang berukuran besar.

Motif kayu dan batu alam
Bagi yang menginginkan nuansa alami dan hangat, motif kayu atau batu alam bisa menjadi pilihan. Motif ini mampu menghadirkan kesan natural tanpa harus menggunakan material asli yang biasanya lebih mahal dan sulit dirawat.

4. Kenali Jenis dan Kualitas Keramik

Tidak semua keramik memiliki kekuatan dan kualitas yang sama. Berikut beberapa jenis keramik lantai yang umum digunakan:

BACA JUGA: Paduan Warna Rumah Kekinian, Bikin Hunian Terlihat Mahal

  • Keramik biasa
    Harganya terjangkau dan memiliki banyak pilihan warna serta motif. Cocok untuk ruang tamu dan kamar tidur dengan aktivitas ringan.
  • Granit tile
    Memiliki kekuatan lebih tinggi, tahan gores, dan tampilan mewah. Sangat ideal untuk ruang utama atau area dengan lalu lintas tinggi.
  • Homogeneous tile
    Warna dan materialnya menyatu hingga ke dalam, menjadikannya sangat kuat dan tahan lama. Cocok untuk area berat atau komersial.
  • Keramik anti-slip
    Permukaannya lebih kasar dan aman untuk area basah seperti kamar mandi, teras, dan dapur.
    Sumber: Brighton

5. Pertimbangkan Kemudahan Perawatan

Keramik yang indah tetapi sulit dirawat justru akan merepotkan dalam jangka panjang. Pastikan memilih keramik dengan daya serap air rendah, terutama untuk area lembap. Keramik jenis ini lebih tahan terhadap jamur, noda, dan perubahan warna.

BACA JUGA: Teras Mewah Tanpa Mahal, Begini Triknya di Rumah

Tips Tambahan agar Tidak Salah Pilih

  • Periksa label SNI untuk memastikan keramik memenuhi standar kualitas nasional.
  • Beli cadangan 10–15 persen dari total kebutuhan untuk mengantisipasi kerusakan atau kesalahan potong.
  • Coba beli satu dus terlebih dahulu untuk melihat warna dan tekstur asli di rumah sebelum membeli dalam jumlah besar.

Memilih keramik lantai rumah yang tepat membutuhkan pertimbangan matang, mulai dari fungsi ruangan, ukuran, warna, hingga kualitas material.

Dengan memahami panduan ini, Anda tidak hanya mendapatkan lantai yang indah, tetapi juga aman, nyaman, dan tahan lama.

Rumah pun terasa lebih menyenangkan untuk ditinggali dalam jangka panjang. (*/red)

No More Posts Available.

No more pages to load.