Teras dan garasi
Area luar rumah membutuhkan keramik dengan daya tahan tinggi terhadap beban berat, perubahan cuaca, serta permukaan kasar agar tidak licin saat hujan.
BACA JUGA: KPR atau Menabung Dulu? Ini Cara Paling Cerdas Punya Rumah
2. Perhatikan Ukuran dan Pola Keramik
Ukuran keramik sangat berpengaruh terhadap persepsi luas ruangan. Pemilihan yang tepat bisa membuat rumah terlihat lebih lega dan proporsional.
Ruangan kecil
Untuk ruangan sempit, keramik ukuran 20×20 cm atau 30×30 cm lebih disarankan. Ukuran ini membantu menciptakan kesan proporsional dan tidak “menekan” visual ruangan.
Ruangan besar
Sebaliknya, ruangan luas akan terlihat lebih elegan jika menggunakan keramik berukuran besar seperti 60×60 cm atau lebih. Jumlah nat yang lebih sedikit juga memberikan tampilan bersih dan mewah.
Pola diagonal
Pola pemasangan diagonal kerap digunakan untuk menciptakan ilusi ruang yang lebih luas. Teknik ini cocok diaplikasikan pada ruang tamu atau area keluarga.
3. Pilih Warna dan Motif yang Tepat
BACA JUGA: Warna Hordeng Kontras Ini Bikin Hijau Muda Lebih Hidup di Ruangan Rumah Anda!
Warna dan motif keramik mampu membangun suasana ruangan secara signifikan.
Warna terang
Keramik berwarna putih, krem, atau abu-abu muda memberikan kesan bersih dan luas. Warna ini sangat cocok untuk ruangan kecil atau rumah dengan pencahayaan terbatas.
Warna gelap
Warna gelap seperti cokelat tua atau abu-abu gelap memberikan nuansa elegan dan eksklusif. Selain itu, warna ini juga tidak mudah terlihat kotor, cocok untuk ruang berukuran besar.
Motif kayu dan batu alam
Bagi yang menginginkan nuansa alami dan hangat, motif kayu atau batu alam bisa menjadi pilihan. Motif ini mampu menghadirkan kesan natural tanpa harus menggunakan material asli yang biasanya lebih mahal dan sulit dirawat.
4. Kenali Jenis dan Kualitas Keramik
Tidak semua keramik memiliki kekuatan dan kualitas yang sama. Berikut beberapa jenis keramik lantai yang umum digunakan:
BACA JUGA: Paduan Warna Rumah Kekinian, Bikin Hunian Terlihat Mahal
- Keramik biasa
Harganya terjangkau dan memiliki banyak pilihan warna serta motif. Cocok untuk ruang tamu dan kamar tidur dengan aktivitas ringan. - Granit tile
Memiliki kekuatan lebih tinggi, tahan gores, dan tampilan mewah. Sangat ideal untuk ruang utama atau area dengan lalu lintas tinggi. - Homogeneous tile
Warna dan materialnya menyatu hingga ke dalam, menjadikannya sangat kuat dan tahan lama. Cocok untuk area berat atau komersial. - Keramik anti-slip
Permukaannya lebih kasar dan aman untuk area basah seperti kamar mandi, teras, dan dapur.
Sumber: Brighton
5. Pertimbangkan Kemudahan Perawatan
Keramik yang indah tetapi sulit dirawat justru akan merepotkan dalam jangka panjang. Pastikan memilih keramik dengan daya serap air rendah, terutama untuk area lembap. Keramik jenis ini lebih tahan terhadap jamur, noda, dan perubahan warna.
Tips Tambahan agar Tidak Salah Pilih
- Periksa label SNI untuk memastikan keramik memenuhi standar kualitas nasional.
- Beli cadangan 10–15 persen dari total kebutuhan untuk mengantisipasi kerusakan atau kesalahan potong.
- Coba beli satu dus terlebih dahulu untuk melihat warna dan tekstur asli di rumah sebelum membeli dalam jumlah besar.
Memilih keramik lantai rumah yang tepat membutuhkan pertimbangan matang, mulai dari fungsi ruangan, ukuran, warna, hingga kualitas material.





