EMPAT LAWANG, LINTANGPOS.com – Perwakilan Kabupaten Empat Lawang berhasil menorehkan prestasi pada ajang Grand Final Putra Putri Sriwijaya (PPS) 2026 yang digelar di Palembang, Jumat (31/7/2026) malam.
Dalam ajang tersebut, wakil Empat Lawang berhasil membawa pulang dua penghargaan, yakni Bujang Harapan II dan Gadis Fotogenik, sekaligus mengharumkan nama daerah di tingkat Provinsi Sumatera Selatan.
Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Empat Lawang, Hj. Hepy Safriani Joncik, hadir langsung menyaksikan malam grand final tersebut.
Ia menyampaikan rasa syukur atas capaian yang diraih para finalis asal Empat Lawang.
BACA JUGA: Prestasi Membanggakan, Justine Ravendra Raih Bujang Harapan II Putra Putri Sriwijaya 2026
“Alhamdulillah, perwakilan bujang gadis Empat Lawang menjadi pemenang pada ajang Pemilihan Putra Putri Sriwijaya Tahun 2026. Bujang berhasil meraih Juara Harapan II dan gadis dinobatkan sebagai Gadis Fotogenik. Teruslah berkarya anak-anak Bunda,” ujar Hepy.
Sementara itu, peraih gelar Bujang Harapan II, Justine, mengaku perjalanan menuju malam puncak menjadi pengalaman yang sangat berharga karena tidak hanya menguji kemampuan, tetapi juga mental dan kepercayaan diri.
“Alhamdulillah, saya sangat bersyukur bisa sampai di titik ini. Ada rasa bangga karena dapat membawa nama Empat Lawang di ajang Putra Putri Sriwijaya. Hasil ini bukan hanya tentang saya pribadi, tetapi juga tentang daerah yang saya wakili,” katanya.
Menurut Justine, sejak awal mengikuti kompetisi ia memiliki tekad untuk memperkenalkan Kabupaten Empat Lawang kepada masyarakat Sumatera Selatan melalui potensi budaya, pariwisata, serta kualitas generasi mudanya.
BACA JUGA: Legenda Bujang Kurap, Kisah Asal Mula Terbentuknya Danau Raya di Musi Rawas Utara
“Saya datang bukan hanya untuk berkompetisi, tetapi juga membawa nama Empat Lawang. Saya ingin masyarakat tahu bahwa daerah kami memiliki budaya, destinasi wisata, dan anak-anak muda yang mampu bersaing,” ujarnya.
Ia mengakui persaingan dalam ajang tersebut berlangsung ketat karena seluruh peserta dari berbagai kabupaten dan kota di Sumatera Selatan memiliki kemampuan yang baik.
Namun, setiap tahapan kompetisi justru menjadi kesempatan baginya untuk belajar, mulai dari meningkatkan wawasan tentang budaya dan pariwisata hingga kemampuan berbicara di depan publik.
“Yang paling berharga dari proses ini adalah pengalaman. Saya belajar banyak tentang bagaimana membawa diri, membangun kepercayaan diri, dan memperkenalkan potensi daerah dengan baik,” ungkapnya.
Justine menegaskan, gelar Bujang Harapan II bukan menjadi akhir dari perjuangannya, melainkan awal untuk terus berkontribusi dalam mempromosikan Kabupaten Empat Lawang.
“Bagi saya, gelar ini adalah tanggung jawab. Saya ingin terus menjaga nama baik Empat Lawang dan ikut memperkenalkan berbagai potensi yang dimiliki daerah ini,” tegasnya.
Ia juga mengajak generasi muda Empat Lawang agar tidak ragu mengikuti berbagai ajang pengembangan diri di tingkat provinsi maupun nasional.
“Jangan takut mencoba dan jangan minder karena berasal dari daerah. Kita punya kemampuan, budaya, dan potensi yang layak dibanggakan. Kalau ada kesempatan, ambil dan manfaatkan sebaik mungkin,” pesannya.
Justine turut menyampaikan terima kasih kepada keluarga, pemerintah daerah, serta masyarakat Empat Lawang yang telah memberikan doa dan dukungan selama mengikuti ajang tersebut.
Ajang Putra Putri Sriwijaya merupakan wadah bagi generasi muda dari seluruh kabupaten dan kota di Sumatera Selatan untuk menunjukkan kemampuan, sekaligus menjadi duta dalam mempromosikan budaya, pariwisata, dan potensi daerah masing-masing. (*/red)





