Penyebabnya beragam, mulai dari NISN fiktif, digit tidak lengkap, hingga penggunaan huruf atau spasi yang membuat data tidak terbaca sistem.
Untuk siswa baru, khususnya kelas 1 SD, ketiadaan NISN umumnya disebabkan sekolah belum mengajukan atau data belum disetujui Pusdatin.
BACA JUGA: Waspada! Banyak Siswa Gagal Cairkan Dana PIP 2025, Ini Kesalahan Fatal yang Harus Dihindari!
Selain itu, data pribadi tidak valid di Dapodik—seperti nama, tanggal lahir, dan nama ibu kandung—ikut menggugurkan kelayakan.
Batas usia pun diperhitungkan: penerima wajib berada di rentang 6–21 tahun. Ketidaksesuaian data ekonomi keluarga juga berdampak.
Meski tidak tertulis sebagai aturan, penghasilan orang tua di atas Rp5 juta kerap menjadi indikator ketidaklayakan.
PIP dirancang sebagai bantalan finansial agar siswa dari keluarga rentan tetap dapat bersekolah.
Tidak hanya mencegah putus sekolah, skema ini juga mendorong anak-anak yang sudah keluar dari sistem pendidikan untuk kembali bersekolah, baik jalur formal maupun nonformal seperti Paket A–C.
BACA JUGA: Kementerian PU Perluas Akses Pendidikan Lewat Pembangunan Sekolah Rakyat Tahap Dua di Sumsel
Dengan adanya portal resmi, pemerintah berharap proses pengecekan semakin mudah, cepat, dan transparan—membantu masyarakat memperoleh kepastian tanpa proses berbelit. (*/red)
Page: 1 2
Bupati Empat Lawang Joncik Muhammad menghadiri Rapimwil Pemuda Muhammadiyah Sumsel sekaligus pelantikan PDPM Lubuk Linggau.
Lima desa di Empat Lawang diusulkan mendapat pembangunan BTS untuk memperluas akses internet dan mengurangi…
Dua qori asal Rejang Lebong, Herdiansyah dan Nofita Sari, mewakili Bengkulu pada MTQ Nasional 2026…
Festival Literasi Sumsel 2026 resmi dibuka Herman Deru. Sebanyak 4.648 buku terkumpul dalam gerakan memperkuat…
Film drama emosional tentang trauma, kehilangan, dan perjalanan berdamai dengan masa lalu, sekaligus pengingat bahwa…
Na Willa menghadirkan kisah masa kecil yang hangat sekaligus menjadi pengingat bagi masyarakat untuk lebih…