Ringkasan Berita:
° Jembatan besi penghubung Desa Lubuk Rukam dan Desa Muara Kumbang, Kabupaten Ogan Ilir, ambruk Kamis siang (22/1/2026).
° Derasnya arus sungai dan tumpukan enceng gondok diduga menjadi penyebab, membuat akses vital warga terputus total.
OGAN ILIR, LINTANGPOS.com – Jembatan besi yang menghubungkan Desa Lubuk Rukam dengan Desa Muara Kumbang, Kabupaten Ogan Ilir, dilaporkan ambruk pada Kamis, 22 Januari 2026, sekitar pukul 14.00 WIB.
Peristiwa tersebut terjadi secara mendadak dan langsung memutus akses utama antar desa.
Ambruknya jembatan membuat warga tidak dapat melintas sama sekali, baik menggunakan kendaraan roda dua, roda empat, maupun berjalan kaki.
Aktivitas masyarakat pun lumpuh, terutama yang bergantung pada jalur tersebut untuk bekerja, bersekolah, hingga mengakses layanan sosial.
Berdasarkan keterangan warga di sekitar lokasi, sebelum kejadian arus sungai diketahui sedang deras.
Kondisi tersebut diperparah oleh tumpukan gumpalan rumput dan tanaman air jenis enceng gondok yang tersangkut di bagian bawah jembatan, sehingga menekan konstruksi penyangga.
BACA JUGA: Jembatan Mangkrak di Pagar Alam Disorot, Provinsi Diminta Turun Tangan
“Kejadiannya sekitar pukul dua siang. Arus air sedang deras, dan di bawah jembatan banyak rumput-rumput seperti enceng gondok. Tidak lama kemudian jembatan ambruk,” ujar salah seorang warga kepada awak media.
Warga menyebut, peristiwa ambruknya jembatan berlangsung cukup cepat dan tidak memberikan banyak waktu untuk melakukan antisipasi.
Beruntung, saat kejadian tidak ada warga yang sedang melintas sehingga tidak menimbulkan korban jiwa.
Jembatan Lubuk Rukam–Muara Kumbang diketahui merupakan infrastruktur vital bagi masyarakat setempat.
Selain menghubungkan dua desa, jembatan ini juga menjadi jalur utama menuju Kecamatan Rantau Alai, yang selama ini menunjang aktivitas ekonomi, pendidikan, serta mobilitas hasil pertanian warga.
Pasca-kejadian, warga terpaksa mencari jalur alternatif dengan jarak tempuh yang lebih jauh dan memakan waktu lebih lama.
BACA JUGA: Jembatan Maut, Bupati Turun Tangan
Kondisi ini dikhawatirkan akan semakin menyulitkan masyarakat, terutama jika penanganan tidak segera dilakukan.
Warga pun berharap Pemerintah Kabupaten Ogan Ilir segera turun tangan untuk melakukan penanganan darurat serta perbaikan jembatan secepatnya.
“Jembatan ini sangat penting. Kalau tidak segera diperbaiki, Desa Muara Kumbang bisa terisolasi. Kami berharap pemerintah segera bertindak,” ungkap warga lainnya.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak pemerintah daerah maupun instansi terkait mengenai penyebab pasti ambruknya jembatan serta rencana penanganan lanjutan.
Masyarakat berharap ada solusi cepat agar akses antar desa dapat kembali normal. (*/red)





