Ketua Komisi IV DPRD Sumsel, M. Yansuri, menilai pembangunan jembatan ini tidak bisa ditunda terlalu lama.
Apalagi ke depan, mobilitas menuju Pagar Alam diprediksi meningkat seiring beroperasinya SMA Taruna Nusantara, yang akan menarik arus kedatangan pelajar, orang tua, dan tenaga pendukung dari berbagai daerah.
“Pagar Alam adalah daerah tujuan wisata. Mobilitas orang akan semakin tinggi dan harus diimbangi dengan infrastruktur yang memadai,” kata Yansuri.
BACA JUGA: Proyek Jalan Rp1,4 Miliar Dibongkar! Dua Pejabat Pagaralam Ditahan, Negara Rugi Setengah Miliar
Komisi IV DPRD Sumsel pun menyatakan komitmennya untuk mendorong kelanjutan pembangunan Jembatan Tebat Gheban dan Jembatan Ayek Betung agar masuk dalam pembahasan APBD Provinsi Sumatera Selatan tahun 2027.
Bagi masyarakat Pagar Alam, harapan kini kembali tumbuh.
Dua jembatan yang lama terbengkalai itu diharapkan tak lagi menjadi simbol proyek mangkrak, melainkan pintu masuk menuju konektivitas, pertumbuhan ekonomi, dan wajah baru kota di kaki Gunung Dempo. (*/red)
Page: 1 2
Sekda Empat Lawang Fauzan Khoiri Denin menegaskan nilai Pancasila harus dibumikan dalam birokrasi dan kehidupan…
Polres Empat Lawang mengungkap kasus curas di Tanjung Beringin. Tiga anak berusia 16 tahun diamankan…
Pemkab dan DPRD Empat Lawang menyepakati Perubahan APBD 2026 dengan pendapatan Rp1,137 triliun dan belanja…
Banggar DPRD Empat Lawang memangkas belanja Rp67,29 miliar dalam APBD Perubahan 2026 setelah proyeksi dana…
Rapat Paripurna DPRD Empat Lawang diskor karena dokumen laporan Banggar dan Pansus belum rampung. Sidang…
Polres Empat Lawang mengungkap kasus penganiayaan yang menyebabkan kematian di Desa Canggu. Terduga pelaku JS…