Joncik Muhammad Kembali Nahkodai KAGAMA Sumsel

oleh -19 Dilihat
oleh
Bupati Empat Lawang Joncik Muhammad resmi dilantik sebagai Ketua KAGAMA Sumsel, siap memperkuat peran alumni UGM bagi pembangunan daerah Sabtu (14/2/2026). Foto: Kominfo Empat Lawang

PALEMBANG, LINTANGPOS.com — Di tengah sorotan publik terhadap berbagai isu strategis di daerah, Kabupaten Empat Lawang kembali mencatat momentum penting.

Bupati Empat Lawang, Joncik Muhammad, resmi dilantik sebagai Ketua Keluarga Alumni Universitas Gadjah Mada (KAGAMA) Sumatera Selatan, Sabtu, 14 Februari 2026.

Pelantikan ini menjadi babak baru bagi peran alumni Universitas Gadjah Mada di Bumi Sriwijaya, sekaligus memperkuat jejaring intelektual dalam mendukung pembangunan daerah.

Prosesi pelantikan berlangsung khidmat dan penuh kehangatan.

Acara tersebut dipimpin langsung oleh Wakil Ketua Umum I Pengurus Pusat Keluarga Alumni Universitas Gadjah Mada, Budi Karya Sumadi.

Dalam sambutannya, ia menekankan pentingnya peran KAGAMA sebagai kekuatan sosial yang tidak hanya hadir sebagai wadah silaturahmi alumni, tetapi juga sebagai mitra strategis dalam mendorong kemajuan daerah.

BACA JUGA: Musda P3SI Lahat 2026: Gus Qudtsy Resmi Nahkodai Organisasi Perkutut

Menurut Budi Karya, Sumatera Selatan memiliki potensi besar yang dapat digerakkan melalui kolaborasi lintas sektor, terutama dengan dukungan para alumni UGM yang tersebar di berbagai bidang.

Ia berharap kepengurusan KAGAMA Sumatera Selatan di bawah kepemimpinan Joncik Muhammad mampu tampil solid, adaptif, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

“KAGAMA harus hadir dengan aksi nyata, bukan sekadar nama besar,” ujarnya.

Usai dilantik, Joncik Muhammad menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepadanya.

Dengan nada rendah hati namun tegas, ia menekankan bahwa amanah tersebut bukanlah sekadar kehormatan pribadi, melainkan tanggung jawab moral yang harus dijalankan dengan sungguh-sungguh.

Baginya, KAGAMA adalah ruang pengabdian yang menuntut kerja kolektif dan semangat kebersamaan.

BACA JUGA: Organisasi Jurnalis Kecam Penghalangan Wartawan Saat Kunker Komisi III DPR RI di Polda Jambi

“Kepercayaan ini adalah amanah yang harus dijaga. KAGAMA bukan hanya wadah silaturahmi, tetapi juga ruang kolaborasi untuk berbuat dan mengabdi,” ungkap Joncik.

Pernyataan tersebut disambut tepuk tangan para alumni yang hadir, mencerminkan optimisme terhadap kepemimpinan barunya.

Lebih jauh, Joncik memandang keberadaan KAGAMA di Sumatera Selatan sebagai aset strategis bagi pembangunan daerah.

Dengan latar belakang keilmuan dan pengalaman para alumninya, KAGAMA dinilai mampu menjadi mitra pemerintah dalam berbagai sektor, mulai dari pendidikan, ekonomi, kesehatan, hingga pemberdayaan masyarakat.

Ia menegaskan bahwa alumni UGM memiliki tanggung jawab moral untuk menghadirkan gagasan, inovasi, dan solusi yang aplikatif bagi kemajuan daerah.

Dalam konteks Sumatera Selatan, Joncik melihat banyak ruang kolaborasi yang bisa dioptimalkan.

BACA JUGA: Ladang Ganja 3 Hektar Terungkap di Empat Lawang

Ia berharap KAGAMA dapat berperan sebagai jembatan antara dunia akademik, pemerintah, dan masyarakat.

Dengan begitu, setiap program dan kebijakan pembangunan dapat disokong oleh pemikiran yang matang dan berbasis keilmuan.

Tak kalah penting, Joncik juga menyoroti pentingnya mempererat solidaritas internal organisasi.

Ia mengajak seluruh alumni untuk menjaga komunikasi yang harmonis, mengedepankan semangat gotong royong, serta menanggalkan sekat-sekat perbedaan demi tujuan bersama.

Menurutnya, kekuatan KAGAMA terletak pada kebersamaan dan kesediaan anggotanya untuk saling menguatkan.

“Semoga KAGAMA Sumatera Selatan semakin kuat, semakin kompak, dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat,” harapnya penuh optimisme.

BACA JUGA: Musrenbang Kecamatan Rampung, Empat Lawang Matangkan Arah Pembangunan

Dengan kepemimpinan baru ini, KAGAMA Sumatera Selatan diharapkan tidak hanya menjadi organisasi alumni yang aktif secara internal, tetapi juga hadir nyata di tengah masyarakat.

Di bawah nahkoda Joncik Muhammad, semangat pengabdian dan intelektualitas alumni UGM diharapkan mampu menjadi cahaya yang menerangi langkah-langkah pembangunan Sumatera Selatan, sejalan dengan nilai luhur pengabdian kepada bangsa dan negara. (*/red/rls)

No More Posts Available.

No more pages to load.