Dengan lonjakan mobilitas tahunan yang tak pernah absen, insentif semacam ini bukan hanya soal kantong yang sedikit lebih lega, tapi juga strategi untuk menyeimbangkan arus kendaraan di masa puncak perjalanan.
Yang jelas, diskon ini—seperti tahun lalu—akan berlaku untuk seluruh golongan kendaraan.
Jadi, baik pemudik keluarga, pengusaha logistik, hingga pelintas jarak jauh bisa merasakan manfaatnya.
Sampai menunggu pengumuman final dari Menko Perekonomian, satu hal sudah pasti: perjalanan Nataru tahun ini tampaknya akan kembali mendapat “bonus” yang membuat perjalanan panjang sedikit lebih ringan. (*/red)






