Kanwil Kemenkum Sumsel dukung penguatan akses keadilan lewat diskusi strategi bantuan hukum bagi masyarakat miskin di Yogyakarta, Kamis (25/9/2025). Foto: Istimewa
Palembang, LintangPos.com – Upaya memperkuat akses keadilan bagi masyarakat miskin terus digencarkan.
Salah satunya melalui Diskusi Strategi Kebijakan (DSK) bertema “Pelaksanaan Pemberian Bantuan Hukum bagi Masyarakat Miskin di Daerah Istimewa Yogyakarta” yang digelar secara daring oleh Kanwil Kementerian Hukum D.I. Yogyakarta, Kamis (25/9/2025).
Kegiatan ini menghadirkan peserta dari berbagai daerah di Indonesia, termasuk Tim Kerja Badan Strategi Kebijakan (BSK) Kanwil Kemenkum Sumsel, yang menunjukkan komitmennya dalam mendukung misi besar Kemenkumham menghadirkan hukum yang melindungi rakyat kecil.
Diskusi dibuka oleh Soleh Joko Sutopo, Kepala Divisi Peraturan Perundang-undangan dan Pembinaan Hukum Kanwil D.I. Yogyakarta.
Ia menegaskan bahwa bantuan hukum bukan hanya regulasi, melainkan bentuk nyata kehadiran negara untuk masyarakat yang lemah secara ekonomi.
BACA JUGA: Motor Hasil Curas Ditemukan, Polsek Lintang Kanan Kembalikan ke Pemilik
“Bantuan hukum bukan sekadar aturan, tetapi wujud hadirnya negara bagi masyarakat yang lemah secara ekonomi,” ujar Soleh.
Acara berlanjut dengan sambutan Andry Indrady, Kepala Badan Strategi Kebijakan Hukum.
Ia menekankan pentingnya mengacu pada Permenkumham No. 4 Tahun 2021 tentang Standar Layanan Bantuan Hukum, agar layanan yang diberikan selalu profesional, transparan, dan berkeadilan.
Para narasumber memaparkan implementasi dan evaluasi standar layanan bantuan hukum (Starla Bankum) serta strategi optimalisasi layanan di wilayah kerja Kemenkum D.I. Yogyakarta.
BACA JUGA: Herman Deru Buka Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI di Sumsel
Forum ini menjadi ruang diskusi interaktif, di mana peserta saling berbagi pengalaman, kendala lapangan, hingga solusi praktis dalam pelaksanaan bantuan hukum.
Antusiasme peserta mencerminkan urgensi penguatan akses keadilan, khususnya di daerah-daerah yang masih menghadapi keterbatasan sumber daya dan fasilitas hukum.
Kegiatan ditutup dengan penegasan perlunya sinergi antara pemerintah, lembaga bantuan hukum, dan masyarakat.
Page: 1 2
Open House dan pembukaan MPLS Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Kabupaten Empat Lawang Tahun Ajaran 2026/2027…
Bupati Empat Lawang Dr. H. Joncik Muhammad meninjau langsung kesiapan akhir Sekolah Rakyat menjelang pelaksanaan…
Bupati Empat Lawang Joncik Muhammad melakukan kunjungan dan pengecekan akhir kesiapan Sekolah Rakyat menjelang pelaksanaan…
Bupati Empat Lawang Joncik Muhammad menghadiri Rapimwil Pemuda Muhammadiyah Sumsel sekaligus pelantikan PDPM Lubuk Linggau.
Lima desa di Empat Lawang diusulkan mendapat pembangunan BTS untuk memperluas akses internet dan mengurangi…
Dua qori asal Rejang Lebong, Herdiansyah dan Nofita Sari, mewakili Bengkulu pada MTQ Nasional 2026…