Kasus pembacokan sopir Pickup Mega Carry di Lahat yang tewaskan Husen Apendi kini masuk tahap persidangan setelah berkas pelaku dinyatakan lengkap, Kamis (25/9/2025). Foto: Istimewa
Lahat, LintangPos.com – Kasus pembacokan sopir Pickup Mega Carry warna hitam dengan nomor polisi BD 9024 YB yang sempat menggemparkan warga Kabupaten Lahat pada Jumat (30/5/2025) lalu, kini memasuki babak baru.
Pelaku, Manizar Malik (40), warga Kabupaten Bengkulu Tengah, resmi diserahkan oleh Polsek Merapi ke Kejaksaan Negeri Lahat pada Kamis (25/9/2025).
Korban dalam kasus ini adalah Husen Apendi, warga Desa Ulak Kembahang, Kecamatan Lubuk Keliat, Kabupaten Ogan Ilir, yang tewas bersimbah darah di sebuah warung makan di Kelurahan Lebuay Bandung, Kecamatan Merapi Timur.
Kapolsek Merapi, Polres Lahat, Iptu Chandra Kirana SH, memastikan berkas perkara tersangka telah dinyatakan lengkap (P21) oleh penyidik Kejaksaan Negeri Lahat.
“Hari ini, tersangka beserta barang bukti sudah kita serahkan ke Jaksa Penuntut Umum. Proses hukum akan segera dilanjutkan ke persidangan,” ujar Chandra.
BACA JUGA: Polres Empat Lawang Gelar Apel Malam dan Razia Tertib Lalu Lintas
Tersangka dijerat dengan Pasal 338 KUHP tentang pembunuhan atau Pasal 351 ayat 1 KUHP tentang penganiayaan yang mengakibatkan kematian.
Manizar Malik berhasil diamankan polisi di hari kejadian, tak lama setelah insiden berdarah itu.
Ia ditemukan di RS Rabain, Kabupaten Muara Enim, dalam kondisi luka berat akibat senjata tajam.
“Setelah kejadian, tersangka langsung tertangkap. Namun karena mengalami luka serius, ia sempat mendapat perawatan medis sebelum diserahkan untuk proses hukum lebih lanjut,” jelas Chandra.
BACA JUGA: Longsor Ancam Jembatan Sungai Beliti, Jalur Lintas Sumatera Dijaga Ketat
Berdasarkan hasil penyelidikan, peristiwa tragis itu bermula ketika kendaraan yang dikendarai korban dan pelaku mengalami mogok.
Keduanya kemudian terlibat cekcok yang berujung bentrokan fisik.
Korban Husen Apendi disebut lebih dulu mencoba menusuk Manizar Malik hingga melukai bagian lehernya.
Merasa terancam, Manizar berusaha merebut pisau, namun tangannya ikut terluka.
Page: 1 2
Bupati Empat Lawang Dr. H. Joncik Muhammad meninjau langsung kesiapan akhir Sekolah Rakyat menjelang pelaksanaan…
Bupati Empat Lawang Joncik Muhammad melakukan kunjungan dan pengecekan akhir kesiapan Sekolah Rakyat menjelang pelaksanaan…
Bupati Empat Lawang Joncik Muhammad menghadiri Rapimwil Pemuda Muhammadiyah Sumsel sekaligus pelantikan PDPM Lubuk Linggau.
Lima desa di Empat Lawang diusulkan mendapat pembangunan BTS untuk memperluas akses internet dan mengurangi…
Dua qori asal Rejang Lebong, Herdiansyah dan Nofita Sari, mewakili Bengkulu pada MTQ Nasional 2026…
Festival Literasi Sumsel 2026 resmi dibuka Herman Deru. Sebanyak 4.648 buku terkumpul dalam gerakan memperkuat…