Kanwil Kemenkumham Sumsel berpartisipasi dalam Diskusi Strategi Kebijakan membahas evaluasi peran paralegal dalam pemberian bantuan hukum di masyarakat, Kamis (2/10/2025). Foto: Istimewa
Palembang, LintangPos.com – Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Sumatera Selatan (Kanwil Kemenkumham Sumsel) melalui Tim Kerja Badan Strategi Kebijakan turut serta dalam kegiatan Diskusi Strategi Kebijakan (DSK) yang digelar secara daring oleh Kanwil Kemenkumham Nusa Tenggara Timur (NTT), Kamis (2/10/2025).
Kegiatan ini dibuka oleh Plt. Kepala Kanwil Kemenkumham NTT, Silvester Sili Laba, dan dilanjutkan dengan sambutan dari Kepala Badan Strategi Kebijakan Hukum, Andry Indrady.
Dalam arahannya, Andry menegaskan pentingnya evaluasi kebijakan dalam memperkuat peran paralegal sebagai bagian dari pemberian bantuan hukum kepada masyarakat.
Adapun materi utama membahas “Analisis Evaluasi Dampak Kebijakan terhadap Peraturan Menteri Hukum dan HAM Nomor 3 Tahun 2021 tentang Paralegal dalam Pemberian Bantuan Hukum”.
Selain itu, peserta juga disuguhkan pemaparan mengenai pemahaman advokasi sebagai sebuah gerakan dan posisi strategis paralegal dalam memperluas akses masyarakat terhadap keadilan.
BACA JUGA: Enam Polisi Polda Sumsel Disanksi, Dari Kasus Narkoba Hingga Pelanggaran Moral
Diskusi berlangsung interaktif melalui sesi tanya jawab.
Peserta aktif menyampaikan pandangan serta pertanyaan seputar isu paralegal dan mekanisme bantuan hukum.
Acara ditutup dengan pernyataan penegasan dari narasumber mengenai pentingnya sinergi antara pemerintah, lembaga bantuan hukum, dan paralegal demi terciptanya pembangunan hukum yang lebih inklusif.
Kepala Kanwil Kemenkumham Sumsel, Maju Amintas Siburian, menyatakan bahwa partisipasi pihaknya dalam forum tersebut merupakan bagian dari kontribusi strategis daerah dalam mendukung pembangunan hukum nasional.
“Melalui forum ini, kita dapat memperkaya perspektif sekaligus memastikan bahwa kebijakan terkait peran paralegal benar-benar memberi manfaat nyata bagi masyarakat yang membutuhkan bantuan hukum,” ujarnya.
Partisipasi Kanwil Sumsel dalam kegiatan ini menjadi bukti nyata komitmen untuk memperkuat jaringan kerja sama dan kontribusi daerah dalam membangun sistem hukum yang berkeadilan dan inklusif di Indonesia. **
Dua qori asal Rejang Lebong, Herdiansyah dan Nofita Sari, mewakili Bengkulu pada MTQ Nasional 2026…
Festival Literasi Sumsel 2026 resmi dibuka Herman Deru. Sebanyak 4.648 buku terkumpul dalam gerakan memperkuat…
Film drama emosional tentang trauma, kehilangan, dan perjalanan berdamai dengan masa lalu, sekaligus pengingat bahwa…
Na Willa menghadirkan kisah masa kecil yang hangat sekaligus menjadi pengingat bagi masyarakat untuk lebih…
Oknum Kades di Musi Rawas ditangkap di Deli Serdang setelah kabur terkait dugaan pemerasan dan…
Lansia berinisial AS ditemukan meninggal di siring Desa Pagar Gunung, Kepahiang. Polisi masih menyelidiki penyebab…