Categories: Berita Empat Lawang Pendidikan Sumsel

Keluhkan Upah, Aksi Pekerja Proyek Sekolah Rakyat Empat Lawang Langsung Dibubarkan

EMPAT LAWANG, LINTANGPOS.com — Di balik pembangunan kompleks Sekolah Rakyat (SR) di kawasan Pusat Pelatihan dan Pengembangan Pertanian Terpadu (P4T) Kabupaten Empat Lawang, muncul persoalan yang menjadi sorotan.

Sejumlah pekerja yang terlibat dalam proyek pembangunan tersebut mengeluhkan pembayaran upah. Keluhan itu bahkan terdengar saat rombongan Bupati Empat Lawang meninjau langsung kesiapan Sekolah Rakyat, Rabu (2/9/2026).

Peninjauan dilakukan sebagai tindak lanjut rapat bersama Dinas Sosial dan pihak Sekolah Rakyat, menjelang pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Satuan Pendidikan (MPLS) yang dijadwalkan berlangsung 7 September 2026.

Saat rombongan bupati tiba di lokasi, sejumlah pekerja berteriak meminta perhatian pemerintah daerah terhadap kondisi mereka. Namun, para pekerja tersebut tidak sempat menyampaikan seluruh keluhan karena langsung dibubarkan.

BACA JUGA: Cek Sekolah Rakyat, Bupati Empat Lawang Pastikan MPLS Siap!

Peristiwa itu kemudian menarik perhatian wartawan yang berada di lokasi untuk meliput agenda peninjauan. Dari keterangan yang disampaikan sejumlah pekerja, persoalan yang mereka soroti berkaitan dengan pembayaran upah.

Dalam wawancara setelah kegiatan, wartawan kemudian mengonfirmasi persoalan tersebut kepada pihak pelaksana proyek.

Pangeran Sitompul, yang mengaku sebagai tim pembantuan untuk koordinator lapangan, Ciput Mardianto, mengatakan pembayaran pekerja pada prinsipnya telah diselesaikan.

“Memang sebenarnya kita sudah selesaikan,” kata Pangeran saat dikonfirmasi wartawan.

BACA JUGA: Belasan Siswa Sekolah Rakyat Dirawat di Rumah Sakit? Ini Kata Kadinsos Empat Lawang 

Ketika ditanya mengenai informasi adanya pekerja yang disebut belum menerima upah hingga enam bulan, Pangeran membantah informasi tersebut.

“Oh, mungkin itu hanya info seleweran saja,” ujarnya.

Namun, ketika wartawan kembali menanyakan keluhan pekerja yang mengaku belum menerima pembayaran selama sekitar empat minggu, Pangeran kembali menyatakan bahwa pembayaran dilakukan secara rutin.

Page: 1 2

Redaksi

View Comments

Share
Tags: bagaimana progres pembangunan Sekolah Rakyat? benarkah upah pekerja belum dibayar? berapa nilai proyek Sekolah Rakyat? kapan proyek Sekolah Rakyat Empat Lawang selesai? mengapa pekerja Sekolah Rakyat mengeluhkan upah?

Recent Posts

  • Nasional
  • Teknologi

Daftar Harga iPhone September 2026, Pro Max Tembus Rp43 Juta

JAKARTA, LINTANGPOS.com - Memasuki September 2026, pilihan iPhone di pasar Indonesia semakin beragam. Apple menawarkan…

9 jam ago
  • Berita
  • Empat Lawang
  • Sumsel

Makmano Karhutla Digencarkan, Warga Empat Lawang Diminta Stop Bakar Lahan

Polsek Tebing Tinggi menggencarkan Makmano Karhutla dengan menyambangi warga dan mengingatkan agar tidak membuka lahan…

16 jam ago
  • Berita
  • Empat Lawang
  • Sumsel

Bhabinkamtibmas Ulu Musi Cek Pekarangan Bergizi Warga

Bhabinkamtibmas Polsek Ulu Musi mengecek Pekarangan Bergizi di Desa Batu Lintang sebagai dukungan terhadap ketahanan…

20 jam ago
  • Berita
  • Empat Lawang
  • Sumsel

Pemilik Lahan Jadi Sasaran, Polisi Sebarkan Maklumat Karhutla

Polsek Tebing Tinggi menyasar pemilik lahan di Desa Kembang Manis untuk mencegah Karhutla dan melarang…

20 jam ago
  • Nasional
  • Religi
  • Sumsel

Herman Deru Tantang Kafilah Sumsel Kembalikan Kejayaan MTQ

Herman Deru melepas 95 Kafilah Sumsel ke MTQ XXXI Semarang dan menargetkan kejayaan Sumsel kembali…

1 hari ago
  • Berita
  • Pemerintahan
  • Sumsel

Herman Deru Soroti Masa Depan Transmigrasi, RUU Diminta Bereskan Aset

Herman Deru meminta RUU Ketransmigrasian tak hanya ubah paradigma, tetapi juga menyelesaikan persoalan aset dan…

1 hari ago