Pasalnya, ruas jalan Tebing Alay merupakan urat nadi ekonomi dan mobilitas masyarakat Empat Lawang.
Banyak warga yang bergantung pada jalur tersebut untuk bekerja ke kota atau mengirim hasil pertanian.
“Kalau jalan ini macet, otomatis aktivitas warga terganggu. Banyak yang kerja ke kota atau kirim hasil kebun lewat sini,” ujar salah satu warga Tanjung Kupang.
Pemerintah sebenarnya telah menyiapkan jalur alternatif melalui jalan lingkar, namun rute ini belum banyak diminati pengguna jalan.
Selain jaraknya lebih jauh, kondisi jalan lingkar juga belum sepenuhnya baik, bahkan di beberapa titik ditemukan kerusakan parah, terutama di area tebing dekat Jembatan Kuning.
Untuk sementara waktu, pengendara diimbau agar mematuhi arahan petugas di lapangan serta menyesuaikan waktu perjalanan agar tidak terjebak kemacetan terlalu lama.
Pemerintah daerah pun diharapkan mempercepat penyelesaian proyek galian agar arus lalu lintas di Jalintengsum kembali normal dan lancar. (*/red)






