Categories: Bengkulu Kepahiang

Kemenag Kepahiang Gaspol Digitalisasi Lewat Bimtek SRIKANDI 3.1

Ringkasan Berita:

° Kemenag Kabupaten Kepahiang menggelar Bimtek Aplikasi SRIKANDI versi 3.1 dan Tata Naskah Dinas 2026 bagi KUA dan Madrasah Negeri.

° Kegiatan ini bertujuan memperkuat digitalisasi arsip dan penyeragaman administrasi demi percepatan layanan publik.


KEPAHIANG, LINTANGPOS.com – Dalam rangka mempercepat pelayanan publik yang efektif dan berbasis digital, Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Kepahiang terus menunjukkan komitmennya dalam pembenahan administrasi pemerintahan.

Salah satu langkah strategis yang dilakukan adalah dengan menyelenggarakan Bimbingan Teknis (Bimtek) Aplikasi SRIKANDI versi 3.1 dan Tata Naskah Dinas Tahun 2026, Senin (19/01/26).

Kegiatan ini diikuti oleh Kepala Kantor Urusan Agama (KUA), Kepala Madrasah Negeri, serta para operator Aplikasi SRIKANDI di lingkungan Kemenag Kabupaten Kepahiang.

Bimtek tersebut menjadi bagian penting dalam upaya peningkatan kapasitas aparatur, khususnya dalam pengelolaan arsip dinamis elektronik dan penyeragaman tata naskah dinas sesuai regulasi terbaru.

Kasubbag Tata Usaha Kemenag Kabupaten Kepahiang, Abdullah, S.Ag, menegaskan bahwa penerapan Aplikasi SRIKANDI versi 3.1 merupakan fondasi penting dalam mendukung transformasi digital administrasi pemerintahan.

Menurutnya, sistem ini tidak hanya mempermudah pengelolaan surat-menyurat, tetapi juga memperkuat tata kelola kearsipan yang tertib, efektif, dan akuntabel.

BACA JUGA: BSU Kemenag 2026 Cair Lagi, Guru Madrasah Tarik Napas Lega

“Implementasi SRIKANDI ini diharapkan membuat KUA dan madrasah lebih responsif terhadap surat masuk maupun keluar,” tegas Abdullah di hadapan peserta bimtek.

Selain penguatan sistem digital, pemahaman mengenai tata naskah dinas juga menjadi fokus utama.

Hal ini dinilai krusial untuk menjaga keseragaman, ketepatan format, serta profesionalisme dalam setiap dokumen kedinasan yang diterbitkan.

Fungsional Arsiparis Kemenag Kepahiang, Megi Sandra, mengingatkan pentingnya kepatuhan terhadap aturan terbaru tata persuratan.

Ia menyoroti masih ditemukannya kesalahan teknis sederhana di lapangan, seperti penggunaan logo instansi yang tidak sesuai ketentuan.

Page: 1 2

Redaksi

Share
Tags: Bimtek SRIKANDI 3.1 digitalisasi arsip Kemenag Kepahiang KUA Kepahiang madrasah ne tata naskah dinas 2026

Recent Posts

  • Berita
  • Empat Lawang
  • Sumsel

HUT ke-81 TNI, Polsek dan Koramil di Empat Lawang Perkuat Sinergi

Peringati HUT ke-81 TNI, Polsek jajaran Polres Empat Lawang mengunjungi Koramil untuk memperkuat sinergi dan…

15 jam ago
  • Berita
  • Empat Lawang
  • Kasus
  • Sumsel

Tersangka Maling Motor di Parkiran Indomaret Tertangkap di Kebun Sawit

Polres Empat Lawang menangkap AS, terduga pelaku curanmor, di pondok kebun sawit Lahat. Polisi mengamankan…

1 hari ago
  • Berita
  • Empat Lawang
  • Sumsel

Polisi Empat Lawang Dorong Ketahanan Pangan dan Cegah Karhutla

Polisi Empat Lawang mendorong pemanfaatan pekarangan bergizi sekaligus memperkuat pencegahan karhutla melalui patroli dan sambang…

2 hari ago
  • Berita
  • Ekonomi
  • Regional
  • Sumsel

KDEKS Dikukuhkan, Herman Deru Dorong Ekonomi Syariah Lebih Masif

Herman Deru menegaskan KDEKS Sumsel harus memperkuat sosialisasi dan kolaborasi agar potensi ekonomi syariah memberi…

3 hari ago
  • Berita
  • Palembang
  • Sumsel

Joncik Tegaskan KDEKS Harus Berujung pada Ekonomi Rakyat

Bupati Joncik Muhammad menegaskan KDEKS harus menghasilkan kerja nyata, menggerakkan UMKM, dan memberi dampak langsung…

3 hari ago
  • Berita
  • Empat Lawang
  • Headline
  • Sumsel

Truk Terjun ke Jurang 80 Meter di Tikungan S Pendopo, Satu Tewas

Truk Dyna terjun ke jurang sedalam 80 meter di Tikungan S Pendopo, Empat Lawang. Pengemudi…

4 hari ago