PGRI menilai krisis guru di Indonesia bersifat struktural. Badan Khusus Guru Nasional dianggap solusi mendesak untuk tata kelola, perlindungan, dan distribusi guru. (*/Ils)
PB PGRI mengusulkan pembentukan Badan Khusus Guru Nasional menyusul krisis kekurangan lebih dari 1,3 juta guru. Fragmentasi kebijakan, lemahnya perlindungan, hingga karier tak pasti dinilai mengancam mutu pendidikan dan masa depan profesi guru.
JAKARTA, LINTANGPOS.com – Indonesia tengah menghadapi krisis guru yang tidak lagi bisa dianggap sebagai persoalan sementara.
Wakil Sekretaris Jenderal Pengurus Besar Persatuan Guru Republik Indonesia (PB PGRI), Wijaya, secara terbuka mengungkapkan perlunya langkah luar biasa melalui pembentukan Badan Khusus Guru Nasional.
Menurutnya, kondisi saat ini sudah masuk kategori darurat struktural yang mengancam hak belajar peserta didik.
“Indonesia saat ini menghadapi krisis guru yang nyata dan struktural. Karena itu, keberadaan Badan Khusus Guru Nasional sudah penting dan mendesak,” ujar Wijaya dalam keterangan tertulis, Minggu (1/2/2026).
Data Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) memperkuat kekhawatiran tersebut.
Indonesia tercatat kekurangan lebih dari 1,3 juta guru, terutama akibat gelombang pensiun massal yang tidak diimbangi rekrutmen cepat dan terencana.
BACA JUGA: Lowongan Guru SMA Pradita Dirgantara Dibuka, Gajinya Menggiurkan?
Salah satu penyebab utamanya adalah kebijakan moratorium pengangkatan guru yang berlangsung bertahun-tahun.
Ironisnya, kekosongan guru di sekolah negeri kerap dibiarkan berlarut-larut.
Dalam banyak kasus, posisi guru kosong selama berbulan-bulan bahkan bertahun-tahun, seolah absennya tenaga pendidik bukan persoalan serius.
Padahal, kondisi ini secara langsung merampas hak murid untuk memperoleh pengalaman belajar yang utuh dan berkualitas.
“Negara seolah terbiasa dengan situasi darurat ini. Guru diurus banyak lembaga, tetapi tidak ada yang bertanggung jawab penuh,” tutur Wijaya dengan nada kritis.
Menurutnya, persoalan guru di Indonesia selama ini tercecer di berbagai institusi.
BACA JUGA: Daftar Lengkap Insentif Guru 2026, Ada yang Naik Tajam!
Di tingkat pusat, urusan guru hanya ditangani setingkat direktorat jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK).
Satgas Pangan memantau beras di Empat Lawang. Ketersediaan terpantau, sementara harga menunjukkan kecenderungan naik dan…
Polres Empat Lawang menggencarkan patroli preventif Ops Sikat I Musi 2026 untuk mengantisipasi kejahatan 3C,…
Sejumlah siswa SRT 1 Empat Lawang dipulangkan di tengah persoalan fasilitas. Pemerintah menyiapkan SPAM dari…
Film Semua Akan Baik-Baik Saja menjadi pengingat untuk memahami keluarga, menerima kenyataan, dan tetap memiliki…
Film Ayah, Ini Arahnya ke Mana, Ya? mengangkat hubungan ayah dan anak sekaligus menjadi pengingat…
Sat Reskrim Polres Empat Lawang mengamankan dua terduga pelaku Curat setelah perhiasan emas warga Desa…
View Comments