Manuver di jalan sempit atau saat parkir dalam kondisi muatan penuh kini terasa jauh lebih ringan.
Bagi sopir yang bekerja seharian, perubahan ini bukan sekadar kenyamanan—melainkan peningkatan produktivitas.
BACA JUGA: Target Tinggi Mitsubishi Expander ‘Goyang’ Avanza
Mesin Diesel yang Tetap Jadi Andalan
Di sektor dapur pacu, L300 2026 masih mengandalkan mesin diesel 2.5L 4-silinder.
Mesin ini mungkin tidak menawarkan teknologi paling canggih, tetapi justru di situlah keunggulannya: sederhana, tangguh, dan mudah dirawat.
Dengan torsi mencapai 17 kg-m, tenaga difokuskan pada putaran bawah.
Artinya, mobil ini tetap kuat menanjak meski membawa beban berat.
Dalam praktiknya, L300 mampu mengangkut lebih dari 1 ton tanpa kehilangan performa signifikan.
BACA JUGA: Mitsubishi Beri Nama Bayi Barunya Xpander, Low MPV Pesaing Avanza cs
Efisiensi bahan bakarnya juga tetap kompetitif di kisaran 10–13 km per liter.
Ditambah lagi, mesin ini telah memenuhi standar emisi terbaru, menjadikannya pilihan aman untuk jangka panjang di tengah regulasi lingkungan yang semakin ketat.
Tetap Kuat Angkut, Kini Lebih Modern
Kemampuan angkut tetap menjadi alasan utama banyak pelaku usaha setia menggunakan L300.
Suspensi leaf spring yang legendaris masih dipertahankan, memastikan stabilitas meski membawa beban berat di berbagai kondisi jalan.
Namun kini, sentuhan modern juga mulai terasa.
BACA JUGA: Detik Mencekam di Basuki Rahmat, Pelajar 17 Tahun Harus Kehilangan Kaki Usai Diseruduk Xpander
Head unit terbaru dengan konektivitas Bluetooth dan USB memungkinkan pengemudi tetap terhubung.
Fitur ini bukan sekadar hiburan, tetapi juga mendukung keselamatan, karena sopir dapat menerima panggilan tanpa harus melepas kemudi.
Harga Kompetitif, Nilai Investasi Tinggi
Dari sisi harga, Mitsubishi L300 2026 masih tergolong kompetitif.
Varian pickup standar diperkirakan mulai dari Rp205 jutaan, sementara varian dengan power steering berada di kisaran Rp210–220 juta.
Untuk versi minibus, harga dimulai dari Rp230 jutaan tergantung kustomisasi.
Dengan daya tahan tinggi, biaya perawatan yang relatif murah, serta jaringan bengkel luas hingga pelosok daerah, L300 tetap menjadi investasi logis bagi pelaku usaha.





