Legenda Pendekar Penjaga Gerbang Empat Lawang 

oleh -452 Dilihat
oleh
Ilustrasi

Setiap serangan yang menghantamnya seperti menghantam gunung yang tak bisa dipindahkan.

4. Sang Jawara — Penjaga Pintu Selatan (Gerbang Api)

Dalam kuda-kuda sempurna, Sang Jawara adalah mahaguru bela diri tanpa tanding.

Pakaian cokelat tanah dan ikat pinggang hijau kemasan melambangkan keseimbangan antara kekuatan dan pengendalian diri.

BACA JUGA: Dari Latihan Bareng Ronaldo hingga Kerja Bangunan, Kisah Pilu Cendrim Kameraj

Ia menjaga pintu yang paling sering diserang oleh kekuatan api dan gejolak emosi.

Gerakannya secepat kilat, serangannya mematikan.

Baginya, setiap jengkal tanah Empat Lawang harus dibela hingga tetes keringat dan darah terakhir.

Bersatunya Empat Kekuatan

Suatu malam, gerhana merah muncul dan membangkitkan monster dari kegelapan yang bertekad menghancurkan Empat Lawang.

Untuk pertama kalinya dalam seratus tahun, keempat pendekar berkumpul di titik pusat gerbang.

BACA JUGA: Liburan Berkedok Kunker! Dana PMI Rp250 Juta Dipakai ke Bali, ART dan Keluarga Ikut Diboyong

  • Sang Resi melumpuhkan pikiran musuh.
  • Sang Pengembara mengunci setiap pergerakan.
  • Sang Pengawal menahan seluruh hantaman serangan.
  • Sang Jawara melancarkan pukulan pamungkas yang mengusir kegelapan selamanya.

Hingga hari ini, masyarakat percaya:
jika angin berhembus tenang di Empat Lawang, itu pertanda keempat pendekar tersebut masih setia berjaga di posisinya masing-masing. (*/NS)

Penulis: Noperman Subhi

CEK BERITA LINTANGPOS.com di Google Search 

No More Posts Available.

No more pages to load.