JAKARTA, LINTANGPOS.com – Perkataan buruk dari orang lain sering kali membuat seseorang merasa sakit hati.
Namun, melalui sebuah percakapan reflektif, Abu Marlo dan Sandra Novita membahas sudut pandang berbeda tentang alasan di balik munculnya rasa sakit tersebut.
Dalam reminder tersebut, Abu Marlo menanyakan kepada Sandra apakah dirinya akan merasa sakit hati jika namanya dijelek-jelekkan orang lain.
“Sakit,” jawab Sandra.
Abu Marlo kemudian memberikan ilustrasi sederhana tentang luka fisik.
Menurutnya, ketika bagian tubuh yang tidak memiliki luka disentuh, seseorang tidak akan merasakan sakit. Namun, jika bagian yang terluka disentuh, rasa sakit akan langsung terasa.
Dari ilustrasi itu, Abu Marlo menjelaskan bahwa hal serupa juga bisa terjadi pada luka emosional.
Menurutnya, orang lain sebenarnya hanya menjadi trigger atau pemicu yang “menekan tombol” dari luar.
Sementara rasa sakit yang muncul berasal dari luka yang mungkin sudah ada di dalam diri.
BACA JUGA: Belasan Siswa Sekolah Rakyat Dirawat di Rumah Sakit? Ini Kata Kadinsos Empat Lawang
Ia mengibaratkannya seperti seseorang yang menekan bel rumah. Tombol bel ditekan dari luar, tetapi bunyinya terdengar dari dalam.






