Kombinasi ini menghasilkan detail tajam, reproduksi warna akurat, dan opsi resolusi lebih rendah (36MP dan 18MP) untuk kebutuhan file yang lebih ringan.
Kamera ini juga memiliki memori internal 64GB, cukup untuk satu sesi pemotretan penuh tanpa perlu kartu tambahan.
Tak ketinggalan, Leica menyematkan Content Credentials System, teknologi yang menyematkan metadata permanen pada setiap foto untuk menjamin keaslian gambar—fitur yang sebelumnya hadir di Leica M11-D.
BACA JUGA: Apa Itu VPN? Begini Cara Kerjanya Lindungi Privasi Online Anda!
Dengan banderol US$8.995 (sekitar Rp142 juta), Leica M EV1 justru lebih terjangkau dibanding model M-Series lain yang masih menggunakan rangefinder optik.
Dengan kombinasi desain klasik, sentuhan teknologi modern, dan harga kompetitif di kelasnya, kamera ini bisa menjadi pilihan ideal bagi fotografer yang menginginkan “jiwa Leica” dalam tubuh yang lebih modern.”
Leica M EV1 membuktikan bahwa bahkan tradisi paling kuat pun bisa berevolusi—tanpa kehilangan karakternya. (*/red)





