“Percepatan pembangunan BTS ini diharapkan menjadi langkah nyata dalam mengurangi kesenjangan akses telekomunikasi serta mewujudkan pemerataan konektivitas digital hingga ke wilayah perdesaan di Kabupaten Empat Lawang,” ungkapnya.
Upaya pemerintah tidak hanya diarahkan pada pembangunan jaringan telekomunikasi. Pengelolaan data pemerintahan yang terintegrasi dan aman juga menjadi perhatian.
BACA JUGA: Aksi Demo Warga Musi Rawas Batal, Jalan Nasional Mulai Diperbaiki
Pemanfaatan Aplikasi PASTI Kementerian Dalam Negeri menjadi salah satu bagian dari upaya mendukung pengelolaan data pemerintahan.
Selain itu, pembentukan CI-SERT diarahkan untuk memperkuat aspek keamanan informasi sekaligus perlindungan data.
Penguatan infrastruktur telekomunikasi dan tata kelola data tersebut diharapkan dapat berjalan beriringan. Konektivitas yang semakin luas perlu ditopang sistem pengelolaan data yang aman dan efektif.
Melalui sinergi pemerintah provinsi, Pemkab Empat Lawang, serta pihak terkait, usulan pembangunan BTS di lima desa tersebut diharapkan segera terealisasi.
BACA JUGA: Maling Besi SUTET Tertangkap! Aksi Nekat Pemuda Lahat Ini Nyaris Lumpuhkan Jaringan Listrik PLN
Jika terealisasi, pembangunan BTS di wilayah prioritas tersebut diharapkan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat, terutama dalam memperluas akses komunikasi dan internet di kawasan perdesaan. (*red)







