Sensor 200MP tetap sama, namun Xiaomi menyematkan pemrosesan gambar yang lebih advanced, terutama untuk zoom dan video.
Layar membesar menjadi 6,83 inci 1.5K AMOLED, memberikan pengalaman visual yang lebih imersif.
Chipset Dimensity 7400-Ultra membuatnya cocok untuk pengguna yang menuntut performa tinggi, baik untuk gaming maupun produktivitas.
Dengan harga mulai Rp6,98 juta hingga Rp7,98 juta, ponsel ini menyasar pengguna yang ingin rasa flagship tanpa harus membayar harga flagship penuh.
Redmi Note 15 Pro+ 5G: Puncak Ambisi Xiaomi
BACA JUGA: POCO Kecewakan Fans! F8 Ultra Tak Jadi Masuk India, Alasannya Bikin Geleng-Geleng
Di posisi teratas, Redmi Note 15 Pro+ 5G menjadi perwujudan ambisi Xiaomi di kelas menengah premium.
Kamera 200MP kini dipadukan dengan AI imaging pipeline paling canggih, zoom lebih matang, dan kemampuan video 4K yang ditingkatkan.
Kamera depan 32MP, layar besar 1.5K, chipset Snapdragon 7s Gen 4, serta baterai 6.500mAh menjadikannya paket komplet.
Namun yang paling mencuri perhatian adalah pengisian daya 100W, fitur yang jarang ditemui di kelas ini.
Dengan harga hingga Rp9,58 juta, Redmi Note 15 Pro+ 5G bukan lagi sekadar “ponsel menengah”, melainkan flagship rasa premium dengan harga yang masih relatif kompetitif.
Bingung Tapi Bebas Memilih
BACA JUGA: POCO Kejutkan Pasar! Dua Tablet Baru & F8 Series Siap Guncang Apple & Samsung?
Redmi Note 15 Series mungkin membingungkan di atas kertas, namun di situlah keunikannya.
Xiaomi tidak memaksa satu definisi “ponsel terbaik”, melainkan memberi kebebasan kepada konsumen untuk memilih sesuai kebutuhan, gaya hidup, dan prioritas kamera mereka.
Dengan pre-order dibuka mulai 5 Januari 2026, satu hal jelas: Xiaomi kembali menguasai seni membuat pasar ramai—dan dompet konsumen berpikir dua kali sebelum memilih. (*/red)





