Longsor di Kepahiang Bengkulu mengancam jalan utama warga RT 7. Jarak longsor tinggal 15 cm, ratusan KK berisiko terisolasi, Minggu (11/1/2026). Foto: dok/IST
° Tanah longsor mengancam Jalan Tunggal di RT 7 Kelurahan Pasar Sejantung, Kepahiang, Bengkulu.
° Jarak longsor ke aspal kini tinggal 15–30 cm.
° Jika terus meluas, ratusan kepala keluarga terancam terisolasi dan sejumlah rumah berpotensi ambruk.
KEPAHIANG, LINTANGPOS.com – Ancaman bencana tanah longsor kini menghantui ratusan warga di RT 7 RW 3, Kelurahan Pasar Sejantung, Kabupaten Kepahiang, Provinsi Bengkulu.
Longsoran tanah yang terjadi di kawasan tersebut semakin mendekati badan Jalan Tunggal, satu-satunya akses utama menuju permukiman warga.
Pantauan wartawan di lokasi pada Minggu (11/1/2026) menunjukkan kondisi longsor kian mengkhawatirkan.
Di titik paling kritis, jarak antara tepi longsoran dengan aspal jalan hanya tersisa sekitar 15 hingga 30 sentimeter.
Sedikit saja pergeseran tanah, badan jalan berpotensi ambruk dan memutus total akses warga.
Di sisi jalan, longsor mengarah langsung ke sungai, membentuk jurang curam dengan kedalaman sekitar 30 hingga 40 meter.
Tanah merah bekas longsoran tampak masih segar dan rawan kembali bergerak, terutama jika hujan kembali mengguyur kawasan tersebut.
Salah seorang warga setempat, Fadli, mengungkapkan bahwa kondisi ini memburuk sejak hujan lebat yang turun pada Jumat sore (9/1/2026).
Sebelumnya, jarak antara jurang dan badan jalan masih berkisar satu hingga dua meter dan dinilai relatif aman.
“Ini satu-satunya jalan ke rumah warga di kawasan ini. Tidak ada jalan lain. Kalau longsor memakan jalan ini, ratusan KK terisolir,” kata Fadli.
Tidak hanya jalan, sejumlah rumah warga di sekitar lokasi longsor juga terancam ambruk jika pergerakan tanah terus meluas.
Kekhawatiran warga semakin meningkat mengingat intensitas hujan di wilayah Kepahiang masih cukup tinggi.
BACA JUGA: Ketua DPRD Kepahiang Turun Langsung, Ribuan Pohon Ditanam Serentak
Sebagai langkah antisipasi, pihak kelurahan bersama unsur terkait telah memasang pagar pembatas di sekitar lokasi longsor.
Page: 1 2
Dinas Pertanian Empat Lawang akan meninjau sawah terdampak kekeringan dan membuka peluang usulan bantuan bibit…
Kepala Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Empat Lawang, Suparno, mengungkapkan sekolah yang kini menampung 270 siswa…
Bupati Empat Lawang Dr. H. Joncik Muhammad berharap Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Empat Lawang menjadi…
Open House dan pembukaan MPLS Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Kabupaten Empat Lawang Tahun Ajaran 2026/2027…
Bupati Empat Lawang Dr. H. Joncik Muhammad meninjau langsung kesiapan akhir Sekolah Rakyat menjelang pelaksanaan…
Bupati Empat Lawang Joncik Muhammad melakukan kunjungan dan pengecekan akhir kesiapan Sekolah Rakyat menjelang pelaksanaan…