Categories: Pendidikan Sumsel

Mahasiswa Kawal Aset Sumsel di Yogyakarta

PALEMBANG, LINTANGPOS.com – Kepedulian mahasiswa terhadap aset daerah kembali mengemuka melalui audiensi yang digelar oleh Ikatan Keluarga Pelajar Mahasiswa Sumatera Selatan–DIY bersama Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah Provinsi Sumatera Selatan.

Pertemuan tersebut secara khusus membahas kejelasan status dan kondisi sejumlah aset milik Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan yang berada di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta, yang selama ini memiliki peran penting bagi mahasiswa perantauan asal Sumatera Selatan.

Audiensi berlangsung dalam suasana terbuka dan konstruktif.

Para mahasiswa datang bukan sekadar membawa kritik, tetapi juga harapan agar aset daerah dapat dikelola secara lebih optimal, transparan, dan berkelanjutan.

Ketua Umum IKPM Sumsel–DIY, Thomas Antoni, membuka dialog dengan menyampaikan apresiasi atas kesediaan BPKAD menerima mahasiswa sebagai mitra diskusi.

“Ini menunjukkan adanya keterbukaan pemerintah daerah terhadap aspirasi mahasiswa.

BACA JUGA: MA Tolak Kasasi! Drama Panjang Hutan Kota Kayuagung Berakhir: Aset Rp 66 Miliar Resmi Kembali ke Pemkab OKI

Kami hadir bukan untuk menyalahkan, tetapi untuk mencari kejelasan dan solusi,” ujar Thomas dalam forum tersebut.

Dalam penyampaiannya, Thomas menyoroti dua aset utama yang menjadi perhatian mahasiswa.

Pertama adalah perkembangan Asrama Pondok Mesudji, yang sejak lama dinantikan keberlanjutannya.

Kedua, kondisi dan kejelasan status Asrama Balai Sriwijaya, sebuah bangunan yang tidak hanya berfungsi sebagai tempat tinggal, tetapi juga simbol sejarah dan identitas mahasiswa Sumatera Selatan di Yogyakarta.

Menurut Thomas, keberadaan asrama tersebut sangat strategis sebagai ruang pembinaan, pengembangan sumber daya manusia, serta wadah silaturahmi mahasiswa.

Namun, kondisi yang ada saat ini dinilai belum mencerminkan fungsi ideal sebuah aset daerah.

BACA JUGA: Aset Negara Dialihkan! Kemenag Serahkan BMN Haji ke Kementerian Haji dan Umrah, Ini Alasannya!

Keprihatinan serupa disampaikan Ketua I IKPM Sumsel–DIY, Dadang Fernando.

Page: 1 2

Redaksi

Share
Tags: aset daerah Asrama Balai Sriwijaya BPKAD Sumatera Selatan IKPM Sumsel–DIY mahasiswa Sumatera Selatan Pondok Mesudji saksi Fitra Yogyakarta

Recent Posts

  • Bengkulu
  • Rejang Lebong

Dua Qori Rejang Lebong Bawa Nama Bengkulu ke MTQ Nasional

Dua qori asal Rejang Lebong, Herdiansyah dan Nofita Sari, mewakili Bengkulu pada MTQ Nasional 2026…

55 menit ago
  • Berita
  • Pendidikan
  • Sumsel

Festival Literasi Sumsel 2026 Kumpulkan Donasi 4.648 Buku

Festival Literasi Sumsel 2026 resmi dibuka Herman Deru. Sebanyak 4.648 buku terkumpul dalam gerakan memperkuat…

1 jam ago
  • Artikel
  • Nasional

“Surat untuk Masa Mudaku”, Pengingat untuk Tidak Mudah Menghakimi dan Berdamai dengan Masa Lalu

Film drama emosional tentang trauma, kehilangan, dan perjalanan berdamai dengan masa lalu, sekaligus pengingat bahwa…

10 jam ago
  • Artikel
  • Nasional

Film Na Willa Jadi Pengingat untuk Lebih Memahami Dunia Anak

Na Willa menghadirkan kisah masa kecil yang hangat sekaligus menjadi pengingat bagi masyarakat untuk lebih…

10 jam ago
  • Berita
  • Musi Rawas
  • Sumsel

Kades di Musi Rawas Ditangkap Usai Kabur ke Sumut

Oknum Kades di Musi Rawas ditangkap di Deli Serdang setelah kabur terkait dugaan pemerasan dan…

13 jam ago
  • Bengkulu
  • Berita
  • Headline
  • Kepahiang

Lansia Ditemukan Meninggal di Siring Desa Pagar Gunung

Lansia berinisial AS ditemukan meninggal di siring Desa Pagar Gunung, Kepahiang. Polisi masih menyelidiki penyebab…

15 jam ago