Categories: Berita Ekonomi Nasional Pemerintahan Politik

Mahfud MD Soroti Komunikasi dan Kinerja Purbaya

Mahfud juga menyoroti persoalan Bea Cukai. Ia menilai berbagai kasus yang muncul seharusnya diikuti pembenahan struktural, bukan hanya penindakan terhadap kasus per kasus.

Menurutnya, masih terdapat pertanyaan publik mengenai tata kelola Bea Cukai setelah sejumlah perkara korupsi menyeret pihak-pihak terkait.

Selain itu, Mahfud mengkritik pernyataan mengenai kondisi keuangan daerah. Ia menilai pernyataan bahwa sekitar 490 daerah berpotensi kesulitan membayar pegawai justru dapat menimbulkan keresahan.

BACA JUGA: THR ASN 2026 Mulai Cair, Rp3 Triliun Sudah Disalurkan ke 631 Ribu Pegawai Pemerintah

“Harusnya menjadi bumper-nya Presiden seorang menteri yang sedang aktif,” kata Mahfud.

Mahfud mengatakan Menteri Keuangan seharusnya mencari jalan keluar atas persoalan fiskal sekaligus membangun optimisme publik.

Ia juga menyinggung keluhan daerah setelah adanya pemangkasan alokasi dana dari pemerintah pusat. Menurutnya, kondisi tersebut telah berdampak terhadap kemampuan sejumlah daerah menjalankan operasional.

Mahfud bahkan mengaku mendapat informasi dari Asosiasi Rumah Sakit Daerah (ARSADA) mengenai rencana sejumlah pemerintah daerah memanfaatkan dana rumah sakit daerah untuk membantu kebutuhan daerah.

BACA JUGA: Gaji PNS Februari 2026 Disetujui, Benarkah Naik?

Menurut Mahfud, kondisi itu perlu menjadi perhatian karena dana operasional rumah sakit bersumber dari pelayanan kepada masyarakat yang membutuhkan layanan kesehatan.

Ia menggambarkan kondisi tersebut sebagai situasi ketika dana dari orang sakit berpotensi digunakan untuk menopang kebutuhan pembangunan atau operasional pemerintah daerah.

Persoalan komunikasi publik kembali disoroti Mahfud ketika membahas polemik antara Purbaya dan Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung terkait dana bagi hasil.

Mahfud menilai perbedaan pandangan antarpemerintah seharusnya diselesaikan melalui komunikasi langsung, bukan menjadi perdebatan terbuka melalui media.

BACA JUGA: CPNS Kemenkeu 2026 Dirombak Total, Nasib Pelamar Umum Terancam?

Ia juga menyinggung pernyataan Purbaya sebelumnya mengenai kemampuan menstabilkan nilai tukar rupiah. Menurut Mahfud, pernyataan pejabat harus disampaikan secara hati-hati karena publik akan menilai apakah janji tersebut dapat diwujudkan.

Page: 1 2 3

Redaksi

Share
Tags: Kementerian Keuangan Mahfud MD Purbaya Yudhi Sadewa reshuffle menteri Suahasil Nazara
Topik: Reshuffle Kabinet

Recent Posts

  • Berita
  • Empat Lawang
  • Sumsel

BNNK Empat Lawang Dorong Desa Batu Jungul Kembangkan Komoditas Unggulan

BNNK Empat Lawang menggelar rapat bersama stakeholder untuk memperkuat program GDAD dan mendorong pengembangan komoditas…

4 hari ago
  • Berita
  • Empat Lawang
  • Sumsel

10 Dusun Belum Teraliri Listrik PLN

Pemkab Empat Lawang mendata sekitar 10 dusun di tujuh kecamatan yang belum teraliri listrik PLN…

4 hari ago
  • Berita
  • Empat Lawang
  • Sumsel

TP PKK dan BNN Luncurkan Ananda Bersinar di Empat Lawang

TP PKK dan BNNK Empat Lawang meluncurkan Ananda Bersinar untuk memperkuat pencegahan narkoba pada anak…

4 hari ago
  • Berita

Joncik Ajak Pemuda Empat Lawang Jaga Persatuan dan Keberagaman

Bupati Joncik Muhammad mengajak masyarakat dan pemuda Empat Lawang menjaga persatuan serta menjadikan keberagaman sebagai…

5 hari ago
  • Berita

Polsek Muara Pinang Antar Jenazah Warga Lewat Program Si Baja

Polsek Muara Pinang membantu mengantarkan jenazah Nuril Aminah melalui program Si Baja sebagai wujud pelayanan…

5 hari ago
  • Berita
  • Empat Lawang
  • Sumsel

BNN Empat Lawang Ajak Masyarakat Perkuat Pencegahan Narkoba dari Hulu

BNN Empat Lawang mengajak pemerintah, sekolah, dan masyarakat memperkuat pencegahan narkoba melalui edukasi, inovasi, dan…

6 hari ago