PDIP menegaskan larangan kader berpolitik dari balik meja. Instruksi Megawati mewajibkan kader hadir dan berjuang bersama rakyat di lapangan. (*/IST)
° PDI Perjuangan menegaskan politik kerakyatan dengan mewajibkan kader turun langsung ke masyarakat.
° Bendahara DPD PDIP Sumsel, Made Indrawan, menyebut instruksi Megawati ini bersifat wajib dan pelanggar terancam sanksi tegas hingga pemecatan.
PALEMBANG, LINTANGPOS.com – PDI Perjuangan kembali menegaskan jati diri partai sebagai kekuatan politik yang berpijak pada rakyat.
Seluruh kader diminta turun langsung ke tengah masyarakat dan dilarang menjalankan politik dari balik meja kekuasaan.
Penegasan tersebut disampaikan Bendahara DPD PDI Perjuangan Sumatera Selatan, Made Indrawan, ST, MH, saat ditemui di Kantor DPD PDIP Sumsel, Jalan Basuki Rahmat, Palembang.
Menurutnya, arahan itu merupakan instruksi tegas Ketua Umum PDIP, Prof. Dr. (HC) Megawati Soekarnoputri.
Instruksi tersebut disampaikan Megawati dalam Rapat Kerja Nasional (Rakernas) I PDIP yang digelar di Jakarta, Jumat (23/1/2026).
Dalam forum tertinggi konsolidasi partai itu, Megawati menekankan bahwa kader PDIP harus menyatu dengan denyut kehidupan rakyat.
“Arahan Ketua Umum sangat jelas. Kader tidak boleh terjebak kenyamanan jabatan dan harus hadir di tengah masyarakat, merasakan langsung persoalan rakyat, serta berjuang bersama mereka dalam kondisi apa pun,” terang Made Indrawan.
Ia menegaskan, instruksi tersebut bersifat wajib bagi seluruh kader, baik yang berada dalam struktur partai maupun yang menduduki jabatan di lembaga eksekutif dan legislatif.
Kepatuhan terhadap perintah partai menjadi tolok ukur kedisiplinan dan loyalitas kader.
PDIP, lanjut Made, tidak akan ragu memberikan sanksi tegas bagi kader yang mengabaikan instruksi organisasi.
Sanksi tersebut dapat berupa teguran hingga pemberhentian keanggotaan.
Seluruh elemen partai diminta menggerakkan mesin organisasi secara maksimal tanpa pengecualian.
BACA JUGA: Sah! Devi Suhartoni Nahkodai PDIP Sumsel 2025–2030, Ini Strategi Besar di Balik Rombakan Struktur
Selain konsolidasi internal, Made juga menegaskan sikap politik PDIP terkait wacana pemilihan kepala daerah melalui DPRD.
Page: 1 2
Kecelakaan di Talang Banyu Empat Lawang melibatkan Vario, Suzuki Carry dan Supra Fit. Satu pengendara…
Polres Empat Lawang mengamankan LA dan 21 klip diduga sabu seberat 5,55 gram di Kota…
Pemkab Empat Lawang menggelar Rakoret seluruh OPD membahas Manajemen Talenta, persiapan Mal Pelayanan Publik, MoU…
Sekda Empat Lawang Fauzan Khoiri Denin menegaskan nilai Pancasila harus dibumikan dalam birokrasi dan kehidupan…
Polres Empat Lawang mengungkap kasus curas di Tanjung Beringin. Tiga anak berusia 16 tahun diamankan…
Pemkab dan DPRD Empat Lawang menyepakati Perubahan APBD 2026 dengan pendapatan Rp1,137 triliun dan belanja…