Categories: Artikel Empat Lawang Headline Sumsel

Menakar Tokoh-Tokoh Potensial Pilkada Empat Lawang 2030: Siapa yang Layak Memimpin Bumi Saling Keruani Sangi Kerawati?

EMPAT LAWANG, LINTANGPOS.com – Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Empat Lawang tahun 2030 memang masih beberapa tahun lagi.

Namun dalam dunia politik, proses suksesi kepemimpinan tidak pernah benar-benar dimulai saat tahapan pemilu dibuka.

Justru, proses itu berlangsung jauh sebelumnya melalui kerja politik, penguatan jaringan, pembangunan citra publik, hingga konsolidasi kekuatan sosial dan partai politik.

Di Kabupaten Empat Lawang, Pilkada 2030 diperkirakan akan menjadi salah satu kontestasi paling menarik sejak daerah ini berdiri.

BACA JUGA: PBB Sumsel Tuntaskan Pembentukan DPC! Chandra Darmawan Beberkan Langkah Besar Jelang Agenda Politik 2026

Alasannya sederhana. H. Joncik Muhammad yang saat ini menjabat Bupati Empat Lawang periode 2025–2030 telah memasuki masa jabatan keduanya, sehingga secara politik perhatian publik mulai bergeser kepada siapa figur yang akan melanjutkan estafet kepemimpinan daerah setelah dirinya.

Sejumlah nama mulai diperbincangkan oleh masyarakat, kalangan politikus, akademisi, hingga pengamat lokal.

Mereka berasal dari berbagai latar belakang, mulai dari pejabat pemerintahan, pimpinan partai politik, tokoh perempuan, hingga figur yang memiliki pengaruh kuat dalam sejarah politik Empat Lawang.

Setidaknya terdapat delapan nama yang layak masuk dalam radar politik menuju Pilkada 2030, yakni Arifa’i, Saiful Zuhri, Hj Hepy Safriani, Hidayat Muhammad, Henny Verawati, Darli, H. David Hardianto Aljufri, dan Budi Antoni Aljufri.

BACA JUGA: Terjun ke Dunia Politik, Giring ‘Nidji’ Syukuran di Rumahnya

Arifa’i: Figur yang Diuntungkan Posisi Wakil Bupati

Dalam banyak daerah di Indonesia, wakil kepala daerah sering kali menjadi kandidat paling logis untuk melanjutkan kepemimpinan setelah kepala daerah tidak lagi dapat mencalonkan diri.

Posisi tersebut saat ini dimiliki oleh Arifa’i.

Sebagai Wakil Bupati Empat Lawang periode 2025–2030, ia memiliki kesempatan besar untuk membangun kedekatan dengan masyarakat sekaligus menunjukkan kapasitas kepemimpinannya.

BACA JUGA: Sunarsan Laporkan Dugaan Penyimpangan Dana Hibah Pilkada Kaur Jilid II

Keuntungan utama Arifa’i adalah keterlibatannya secara langsung dalam pemerintahan daerah.

Page: 1 2 3 4 5 6

Redaksi

Recent Posts

  • Berita
  • Nasional

Sumsel Jadi Ikon Kriya Nusa 2026, 17 Daerah Bawa Kriya Unggulan

Sumsel menjadi ikon Kriya Nusa 2026 dengan membawa perajin dari 17 kabupaten dan kota serta…

23 jam ago
  • Berita
  • Empat Lawang
  • Sumsel

Timsus Polres Empat Lawang Gagalkan Dugaan Begal di Muara Pinang

Timsus Polres Empat Lawang menggagalkan dugaan penghadangan mobil pembawa pepaya di jalur Pendopo–Pagaralam, Muara Pinang.

23 jam ago
  • Berita
  • Empat Lawang
  • Sumsel

40 Paket Sabu Diamankan, Dua Terduga Pengedar Ditangkap

Satresnarkoba Polres Empat Lawang mengamankan dua terduga pelaku dan 40 klip sabu seberat bruto 6,85…

1 hari ago
  • Berita
  • Nasional
  • Sumsel

Joncik Hadiri Puncak HUT ke-28 PAN di Jakarta

Ketua DPW PAN Sumsel Joncik Muhammad menghadiri puncak HUT ke-28 PAN di JICC Jakarta bersama…

1 hari ago
  • Berita
  • Empat Lawang
  • Sumsel

Aksi Ugal-Ugalan Pelajar Resahkan Warga Tebing Tinggi

Aksi sejumlah pelajar mengendarai motor secara ugal-ugalan hingga dugaan balap liar meresahkan warga Tebing Tinggi,…

2 hari ago
  • Artikel
  • Nasional

Kenapa Orang Batak Tak Boleh Nikah Semarga? Ini Penjelasannya

Martha Boru Napitupulu menjelaskan alasan pernikahan semarga menjadi pantangan dalam adat Batak.

2 hari ago