Dalam proses pencarian, tim SAR membagi kekuatan ke dalam dua Search and Rescue Unit (SRU).
- SRU 1 bertugas menyisir sektor A sepanjang 8 kilometer ke arah timur laut menggunakan perahu karet.
- SRU 2 bergerak di sektor B sejauh 3 kilometer ke arah barat daya dengan speedboat, menyusuri tepian sungai.
Upaya pencarian melibatkan unsur Basarnas Palembang, TNI/Polri, Damkar, PMI, serta dukungan masyarakat sekitar.
Setelah korban ditemukan, seluruh tim ditarik kembali ke kesatuan masing-masing.
Jenazah Akmal langsung dimakamkan di TPU Pancasila, tak jauh dari kediamannya.
Pihak keluarga menyebut almarhum dikenal sebagai sosok yang rajin beribadah dan aktif mengikuti pengajian di lingkungan sekitar.
“Kami sudah mengikhlaskan kepergian adik saya. Semua prosesi pemakaman sudah dipersiapkan,” kata Mukti, kakak korban.
Diketahui, sebelum kejadian, Akmal sempat pamit keluar rumah pada Senin dini hari untuk melihat kondisi pasang surut air Sungai Musi.
Namun hingga pagi, ia tidak kunjung kembali. Pakaian miliknya ditemukan di tepi sungai, hingga muncul dugaan bahwa ia tergelincir dan tenggelam. (*/red)







