M Ridwan ditemukan tewas mengapung di Sungai Musi tanpa tanda kekerasan. Keluarga menolak autopsi dan menduga ia tenggelam setelah hilang sejak Jumat (7/11/2025). Foto: dok/IST
Ringkasan Berita:
° Seorang ojek online bernama M Ridwan (29) ditemukan tewas mengapung di Sungai Musi dekat Dermaga Boombaru.
° Keluarga melapor ia hilang sehari sebelumnya.
° Forensik menyebut tubuh telah membusuk dua hari tanpa tanda kekerasan.
° Keluarga menolak autopsi dan menduga Ridwan tenggelam.
Palembang, LintangPos.com — Seorang pria bernama M Ridwan (29) ditemukan meninggal dunia dalam kondisi mengapung di perairan Sungai Musi, tepat di depan Dermaga Pelabuhan Boombaru, Kelurahan Lawang Kidul, Kecamatan IT II Palembang, Sabtu (8/11/2025) sore.
Jenazah pertama kali dilihat oleh seorang warga bernama Sopian, yang melintas di area sungai dan melihat tubuh tertelungkup mengambang di pinggir perairan. Ia kemudian melapor kepada pihak kepolisian.
Kasat Polairud Polrestabes Palembang AKBP Yudha Setiawan membenarkan laporan tersebut.
“Setelah menerima informasi dari warga, anggota kami melakukan evakuasi ke Dermaga Boombaru. Jenazah kemudian dibawa ke RS Bhayangkara untuk dilakukan identifikasi,” ujarnya, Minggu (9/11/2025).
Identifikasi sidik jari memastikan bahwa jenazah tersebut adalah M Ridwan, warga Lorong Lebuk, Lawang Kidul.
Sehari-hari ia bekerja sebagai ojek online dan merupakan anak bungsu dari empat bersaudara.
BACA JUGA: Warga Muba Geger! Mayat Pria Ditemukan Dalam Karung di Tengah Sawah
Menurut pihak keluarga, Ridwan meninggalkan rumah pada Jumat (7/11/2025) pukul 05.30 WIB dengan alasan membeli rokok, namun tidak pernah kembali.
Keluarga sempat membuat laporan orang hilang di Polsek IT II pada Sabtu pagi, sebelum akhirnya mendapat kabar penemuan jenazah di Sungai Musi.
Pengenalan visual dilakukan melalui pakaian dan cincin yang dikenakan korban.
Ayah korban menyebut, belakangan ini Ridwan tampak murung dan sensitif terkait pekerjaannya.
Hasil pemeriksaan dokter forensik menunjukkan Ridwan sudah meninggal sekitar dua hari.
Tubuhnya mengalami pembusukan lanjut dan tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan.
Namun, karena keluarga menolak autopsi, penyebab pasti kematian tidak dapat ditentukan.
Page: 1 2
Mendagri Tito Karnavian bersama istri mengunjungi stand Dekranasda Empat Lawang dalam Kriyanusa 2026 di JCC…
Hujan deras disertai angin kencang mengguyur Tebing Tinggi, Empat Lawang, Minggu siang. Warga menyambut gembira…
ORADO Empat Lawang mengirim 14 atlet ke Open Tournament Domino Piala Panglima TNI di Lahat.…
Sumatera Selatan menjadi ikon Kriyanusa 2026 di JICC Jakarta. Herman Deru hadir menyaksikan produk dan…
Herman Deru mendorong pemuda Sumsel mengubah mindset dari pencari kerja menjadi pencipta lapangan kerja melalui…
Film Lobang Buaya karya Hanung Bramantyo mengandalkan misteri pembunuhan dan plot twist, dengan latar fiksi…