Pelaku pembunuhan bermotif dendam terhadap mantan majikan di Palembang akhirnya ditangkap di Bandung setelah buron usai menggorok korbannya. (*/dok/IST)
Ringkasan Berita:
° Dian Satria (34), pelaku perampokan dan pembunuhan mantan majikannya di Palembang, tertangkap di Bandung.
° Aksi bermotif dendam karena tak diizinkan pulang saat anaknya meninggal.
° Korban tewas dan kritis, sementara saksi diancam dan dirampok sebelum pelaku kabur.
PALEMBANG, LINTANGPOS.com — Kasus perampokan disertai pembunuhan yang mengguncang warga Jalan Pengadilan RT 029 RW 006 Kelurahan 15 Ilir, Kecamatan IT I, akhirnya mulai terungkap setelah pelaku utamanya, Dian Satria (34), berhasil ditangkap tim gabungan di Bandung usai melarikan diri selama beberapa hari.
Dian Satria, warga Lorong Muawanah No. 15 RT 21/8 Palembang, diketahui merupakan mantan karyawan dari pasangan korban Darma Kusuma (52) dan Yeni Suwandi (40).
Aksinya yang brutal disebut bermotif dendam pribadi, lantaran ia merasa sakit hati karena dahulu tidak diizinkan pulang saat anaknya meninggal dunia.
Peristiwa nahas tersebut terjadi sekitar pukul 21.30 WIB.
Menurut keterangan saksi Farina, yang merupakan pembantu rumah tangga sekaligus tetangga korban, ia baru saja selesai makan bersama Yeni.
BACA JUGA: Sadis! Suami Tewas Istri Kritis, Diduga Korban Perampokan
Setelah itu Yeni kembali ke rumahnya yang berdampingan dengan rumah Farina.
Tak lama berselang, Farina mendengar Yeni berteriak meminta pertolongan. Saat bergegas masuk, Farina mendapati Yeni bersimbah darah dengan luka gorok di leher.
Di dalam rumah itu pula, ia melihat satu orang pelaku, yang kemudian diketahui adalah Dian.
Pelaku tidak hanya menyerang, tapi juga mengancam Farina dengan senjata tajam sambil meminta uang.
Karena ketakutan, Farina menyerahkan dompet berisi Rp3 juta.
Setelah mendapat uang, pelaku terlihat menggeledah area lantai dua sebelum kabur.
BACA JUGA: Rentetan Pembunuhan Brutal Guncang Sumsel! Polisi Siapkan Tindakan Tanpa Ampun
Aksi Dian menyebabkan Darma Kusuma meninggal dunia dengan luka gorok di leher.
Sementara Yeni mengalami luka serupa dan sempat kritis.
Page: 1 2
Timsus Polres Empat Lawang menggagalkan dugaan penghadangan mobil pembawa pepaya di jalur Pendopo–Pagaralam, Muara Pinang.
Satresnarkoba Polres Empat Lawang mengamankan dua terduga pelaku dan 40 klip sabu seberat bruto 6,85…
Ketua DPW PAN Sumsel Joncik Muhammad menghadiri puncak HUT ke-28 PAN di JICC Jakarta bersama…
Aksi sejumlah pelajar mengendarai motor secara ugal-ugalan hingga dugaan balap liar meresahkan warga Tebing Tinggi,…
Martha Boru Napitupulu menjelaskan alasan pernikahan semarga menjadi pantangan dalam adat Batak.
Pemprov Sumsel mempercepat digitalisasi bansos setelah 4,3 juta KPM baru masuk penerima berdasarkan pemutakhiran data…