Motif Durian hingga Madu Lebah, Batik Tebing Tinggi Siap Jadi Ikon Baru Empat Lawang!

oleh -556 Dilihat
oleh
Batik Tebing Tinggi hadir dengan motif durian, kopi, dan madu lebah sebagai langkah awal menghadirkan identitas batik khas Empat Lawang.(*/dok/IST)

Berbagai survei dilakukan, mulai dari menelusuri ukiran rumah baghi di Desa Lubuk Gelanggang, mempertimbangkan ikon stasiun kereta api serta terowongannya, hingga menyoroti Sungai Musi sebagai urat nadi kehidupan.

Lanskap perkebunan sawit yang mendominasi wilayah pertanian pun ikut dipertimbangkan.

Namun setelah berbagai pertimbangan, pilihan mengerucut pada unsur yang paling melekat di benak masyarakat luar tentang Tebing Tinggi: durian (lempok), madu sialang, dan kopi.

Ketiga komoditas ini bukan hanya terkenal, tetapi juga mencerminkan kesejahteraan, kerja keras, serta kekompakan masyarakat setempat.

Motif batik yang dikembangkan pun mengadaptasi bentuk irisan buah durian, biji kopi, dan pola sarang lebah sebagai simbol madu.

BACA JUGA: Batik Air Resmi Buka Rute Baru Palembang-Kuala Lumpur

Komposisi ini dirancang tidak untuk langsung “membaptis” sebagai motif resmi khas Tebing Tinggi, melainkan sebagai langkah awal menghadirkan alternatif ketika daerah memerlukan representasi batik Empat Lawang dalam berbagai agenda.

“Selama ini beberapa event masih menggunakan batik Paiker. Harapannya, ke depan batik khas Empat Lawang tumbuh pesat dan menjadi identitas pakaian maupun souvenir bagi pendatang,” ujar Noperman Subhi.

Dengan hadirnya motif batik Tebing Tinggi ini, masyarakat berharap industri batik lokal terus berkembang dan melahirkan lebih banyak pengrajin serta pelaku usaha yang dapat memperkuat posisi Empat Lawang sebagai daerah dengan kekayaan budaya khas dan bernilai ekonomi tinggi. (*/red)

CEK BERITA LINTANGPOS.com di Google Search 

No More Posts Available.

No more pages to load.