Nasib Ribuan PPPK Paruh Waktu di Lubuklinggau Akhirnya Terungkap! Anggaran Rp29 Miliar Digelontorkan

oleh -639 Dilihat
oleh
Plt Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Lubuklinggau, Indra Sulita. Foto: Istimewa

“Pagu anggaran penggajian PPPK paruh waktu di Lubuklinggau dianggarkan sebanyak Rp29 miliar. Itu kita alokasikan untuk 12 bulan,” ujarnya kepada wartawan, Senin (24/11/2025).

Sementara itu, Kabid Pengangkatan Pemberhentian dan Informasi BKPSDM Lubuklinggau, M. Adi Dwi Cahyo, menegaskan bahwa proses administrasi terkait pengangkatan PPPK Paruh Waktu masih terus berjalan dan dikebut agar pelantikan bisa digelar sebelum akhir tahun.

BACA JUGA: Harapan PPPK Jadi PNS Tanpa Tes Kian Pupus? Menteri PANRB Buka Suara Soal Wacana Kontroversial!

“Pelantikan akan dikejar bulan depan karena harus selesai akhir tahun. Ada beberapa syarat yang masih diproses dan ada yang harus diperbaiki terlebih dahulu,” jelasnya.

Adi juga menyebut bahwa setelah Persetujuan Teknis (Pertek) diterbitkan, pihaknya akan langsung berkoordinasi dengan Badan Kepegawaian Negara (BKN) untuk penandatanganan Surat Keputusan (SK).

“Proses itu masih berjalan. Ada yang statusnya masih GTS, itu yang kita tunggu. Kalau sudah lengkap, baru kita menghadap Pak Wali untuk pelantikannya,” katanya.

Dari total rencana awal 1.773 orang, terjadi pengurangan karena beberapa peserta meninggal dunia, tidak aktif lagi bekerja, atau mengundurkan diri.

Dengan demikian, jumlah final peserta yang akan dilantik adalah 1.761 orang.

“Yang bakal dilantik nanti 1.761 orang, total berkurang 12 orang,” ujarnya.

BACA JUGA: Honorer Bisa Naik Level! Ini Syarat PPPK Paruh Waktu Dipromosikan Jadi Penuh Waktu

Dengan kepastian anggaran dan percepatan penyelesaian tahapan administrasi, pelantikan PPPK Paruh Waktu di Lubuklinggau kini tinggal menunggu waktu.

Para tenaga honorer yang menanti kepastian status diharapkan sudah bisa mengemban tugas secara resmi mulai awal tahun depan. (*/red)

CEK BERITA LINTANGPOS.com di Google Search 

No More Posts Available.

No more pages to load.