“Demi keselamatan bersama, keluarga dan warga akhirnya sepakat melaporkan kejadian ini dan meminta agar yang bersangkutan diamankan,” jelas Ta’at.
Saat proses pengamanan berlangsung, situasi terbilang kondusif. Riko disebut bersikap kooperatif dan tidak melakukan perlawanan terhadap petugas.
Hal ini mempermudah tim terpadu dalam menjalankan tugasnya.
“Alhamdulillah saat diamankan, yang bersangkutan kooperatif. Tidak ada perlawanan sama sekali. Setelah itu langsung kita bawa ke Kantor Dinas Sosial untuk penanganan lebih lanjut,” tambahnya.
Selanjutnya, Riko akan berada di bawah penanganan Dinas Sosial Kota Lubuk Linggau.
BACA JUGA: Dua ODGJ Masih Terpasung di Lubuk Linggau, Dinkes Lakukan Pendampingan
Pihak Dinsos akan berkoordinasi dengan instansi terkait, termasuk Dinas Kesehatan, untuk menentukan langkah lanjutan sesuai dengan kondisi kejiwaan yang bersangkutan.
Kasus ini menjadi pengingat pentingnya kepedulian bersama terhadap kesehatan mental di lingkungan masyarakat.
Warga diharapkan tidak ragu melapor kepada pihak berwenang apabila menemukan perilaku yang berpotensi membahayakan diri sendiri maupun orang lain, agar dapat ditangani secara tepat dan manusiawi. (*/red)
Page: 1 2
Joncik Muhammad menyatakan PGRI Empat Lawang tetap berpegang pada konsensus awal dan tidak terpengaruh dinamika…
Joncik Muhammad melantik pengurus PGRI Empat Lawang 2025-2030. Ia menekankan soliditas organisasi, perjuangan guru dan…
Bupati Empat Lawang Joncik Muhammad menyebut sekitar 2.460 PPPK paruh waktu diperjuangkan agar dapat beralih…
Polres Empat Lawang menggelar Latpra Ops Sikat I Musi 2026. Operasi menyasar 3C dan premanisme…
Pemkab Empat Lawang menjadwalkan verifikasi KDKMP, pelantikan pengurus PGRI, dan exit meeting BPK pada Rabu,…
Herman Deru menyebut Empat Lawang memiliki fiskal terbatas dan mendorong dukungan provinsi untuk pembangunan serta…