Ngeri! Jembatan Gantung di Mura Hampir Ambruk, Polisi Turun Tangan Selamatkan Warga

oleh -88 Dilihat
oleh
Jembatan gantung lapuk di Bangun Rejo akhirnya diperbaiki secara gotong royong oleh Polres Musi Rawas dan warga demi keselamatan dan kelancaran akses warga. (*/IST)

Ringkasan Berita:

° Jembatan gantung di Dusun IV Bangun Rejo, Mura, rusak parah dan membahayakan warga serta pelajar.

° Menindaklanjuti keluhan, Polres Musi Rawas bersama warga bergotong royong memperbaiki jembatan sepanjang 25 meter demi keamanan dan lancarnya aktivitas masyarakat.


PALEMBANG, LINTANGPOS.com – Di tengah hamparan persawahan dan aliran sungai kecil yang membelah Dusun IV Desa Bangun Rejo, Kecamatan Sukakarya, sebuah jembatan gantung menjadi nadi kehidupan warga selama puluhan tahun.

Namun beberapa bulan terakhir, nadi itu melemah. Lantai kayunya mulai lapuk, beberapa papan menganga, dan setiap langkah yang melintas meninggalkan gemeretak yang membuat bulu kuduk berdiri.

Bagi warga, terutama para pelajar SMP Negeri Bangun Rejo yang harus menempuh perjalanan tiga kilometer dari pemukiman, jembatan ini ibarat satu-satunya pintu menuju masa depan.

Tapi kondisi jembatan yang kian memprihatinkan membuat orang tua diliputi kecemasan setiap kali anak mereka melintas.

“Kami benar-benar khawatir. Kayu-kayunya sudah banyak yang rapuh,” cerita seorang warga yang sudah lama berharap ada perbaikan.

Keluhan itu akhirnya sampai ke telinga aparat. Polres Musi Rawas melalui Sat Binmas, Sat Samapta, dan Polsek Jayaloka bergerak cepat.

BACA JUGA: Jembatan Utama di Gandus Ambles Usai Hujan Deras, Ratu Dewa Gerak Cepat!

Dipimpin Kasat Binmas AKP Amirudin Iskandar bersama Kapolsek Jayaloka dan personel lainnya, mereka turun langsung ke lokasi pada Kamis (11/12/2025).

Pemerintah desa serta warga sekitar pun turut serta, menciptakan suasana gotong royong yang hangat sejak pagi.

AKP Amirudin tak menutupi kondisi jembatan sebelumnya sangat membahayakan.

“Kayu-kayunya sudah lapuk dimakan usia dan rawan dilalui. Atas perintah Kapolres, kami bergerak cepat demi keselamatan bersama,” ujarnya.

Jembatan gantung sepanjang sekitar 25 meter itu memang bukan sekadar struktur penghubung dua sisi sungai—ia adalah denyut mobilitas warga Bangun Rejo dan Desa Sukowarno.

Karena itu, perbaikan menjadi kabar melegakan bagi banyak orang tua murid.

BACA JUGA: Detik Mencekam di Jembatan Ampera! Remaja Hampir Terjun, Polisi Berpacu Selamatkan Nyawa

“Dengan perbaikan ini, anak-anak bisa kembali berangkat sekolah tanpa rasa khawatir,” tambah Amirudin.

Warga pun tak menahan rasa syukur. “Terima kasih kepada Bapak Kapolres dan jajaran. Kini jembatan aman lagi,” ucap seorang warga dengan senyum lega.

Secara terpisah, Kapolres Musi Rawas AKBP Agung Aditya Prananta menegaskan bahwa Polri akan terus hadir mencari solusi nyata bagi masyarakat.

“Ini wujud kepedulian kami, sejalan dengan slogan Polri untuk Masyarakat dan jargon Polres Musi Rawas, Bedulur Reborn,” ujarnya.

Yang menarik, seluruh material perbaikan jembatan ini dibiayai dari donasi anggota Polres Mura—sebuah contoh solidaritas yang jarang tersorot.

Bagi warga, hasilnya lebih dari sekadar jembatan baru; ia mengembalikan rasa aman dan harapan untuk hari esok. (*/red)

No More Posts Available.

No more pages to load.