Ringkasan Berita:
° Marsida (61), warga Tanah Periuk, ditemukan tewas tersangkut di saluran irigasi usai mandi.
° Polisi menduga ia terbawa arus saat penyakit diabetes dan hipertensinya kambuh.
° Tidak ada tanda kekerasan. Keluarga menolak autopsi dan menerima kejadian tersebut.
MUSI RAWAS, LINTANGPOS.com — Senin sore di Desa Tanah Periuk berubah sendu ketika warga menemukan jasad seorang perempuan tersangkut di saluran irigasi dekat Tower TVRI.
Perempuan itu diketahui bernama Marsida (61), ibu rumah tangga berstatus janda yang tinggal sendiri sejak suaminya meninggal.
Kisah tragis ini bermula sekitar pukul 16.30 WIB. Marsida pamit mandi ke saluran irigasi berjarak sekitar 17 meter dari rumahnya—kebiasaan yang ia lakukan sehari-hari.
Seorang warga sempat melihatnya berjalan menuju lokasi.
Namun hanya berselang 35 menit kemudian, warga dikejutkan kabar temuan sosok tubuh yang tersangkut di aliran air.
Kepala Desa Tanah Periuk, M. Nasir, menerima laporan sekitar pukul 17.05 WIB.
BACA JUGA: Remaja Tewas Usai Duel Motor Adu Kambing di Prabumulih, Begini Detik-Detik Vario Masuk Jalur Lawan!
Setelah dicek, jasad itu ternyata Marsida. Rambutnya masih penuh busa sabun—pertanda ia belum sempat menyelesaikan aktivitas mandinya.
Kapolsek Muara Beliti, Iptu Miming Wijaya, membenarkan dugaan awal bahwa Marsida tewas karena terbawa arus saluran irigasi.
“Korban memiliki riwayat penyakit diabetes dan hipertensi. Tidak ditemukan tanda kekerasan fisik,” ujarnya pada Senin malam.
Hasil pemeriksaan Unit Identifikasi Satreskrim Polres Musi Rawas dan tim medis desa juga mengarah pada kesimpulan serupa.
Diduga, penyakit korban kambuh saat mandi, membuatnya kehilangan keseimbangan dan terseret arus hingga sekitar 500 meter dari lokasi awal.
Sekitar pukul 17.20 WIB, warga bersama aparat mengevakuasi jenazah ke rumah duka.
BACA JUGA: Tersinggung Sekejap, Nyaris Tewas! Kisah Pengeroyokan di Indralaya yang Bikin Warga Terperangah
Anak korban, Rohimiyana, menandatangani pernyataan penolakan visum maupun autopsi.
Keluarga mengaku ikhlas menerima musibah tersebut.
Dari keterangan keluarga, Marsida tidak mengeluh sakit sebelum kejadian.
Hidup seorang diri membuat tidak ada saksi yang melihat kejadian awal ketika ia mulai tenggelam. (*/red)





