Categories: Kasus Lubuk Linggau Metropolis

Nongkrong di Depan Pangkas Rambut, Pria Ini Tak Sadar Sedang Diintai Polisi — Berakhir Diciduk Ternyata Kurir Sabu!

Ringkasan Berita:

° Seorang pria berinisial HH (29) ditangkap Satresnarkoba Polres Lubuklinggau saat nongkrong di depan pangkas rambut Hitam Putih.

° Ia diduga kurir sabu dan sempat membuang barang bukti, namun aksinya tertangkap jelas petugas.

° Polisi kini memburu pemasok utamanya.


LUBUK LINGGAU, LINTANGPOS.com – Kota Lubuklinggau kembali digegerkan oleh pengungkapan kasus narkotika yang berlangsung tak jauh dari keramaian malam.

Di depan pangkas rambut Hitam Putih di Jalan Sultan Mahmud Badaruddin II, suasana yang semula tampak biasa mendadak berubah tegang saat seorang pria berinisial HH (29) dibekuk Satresnarkoba Polres Lubuklinggau.

Pada Sabtu malam, 15 November 2025 sekitar pukul 22.30 WIB, HH yang merupakan warga Lorong A. Rohim, Kelurahan Simpang Periuk, diduga tengah menunggu seseorang untuk mengambil paket narkoba jenis sabu.

Tanpa disadarinya, gerak-geriknya sudah lebih dulu dipantau polisi berdasarkan informasi dugaan transaksi gelap di lokasi tersebut.

Ketika petugas mulai mendekat, HH tampak panik. Dalam upaya menghilangkan jejak, ia buru-buru menjatuhkan sebungkus plastik klip berisi kristal putih ke jalan raya.

Namun aksi itu justru mempertegas dugaan petugas.

BACA JUGA: Oppo Tantang Apple! Apex Guard Diklaim Bikin Ponsel Tetap ‘Baru’ Selama 6 Tahun—Benarkah?

Barang bukti terlihat jelas dan segera diamankan, sementara HH tak berkutik saat ditangkap.

“Penangkapan ini hasil tindak lanjut informasi masyarakat. Saat didekati, tersangka berusaha membuang barang bukti, namun petugas sigap mengamankannya,” ujar AKP M. Romi, SH.MH, mewakili Kapolres Lubuk Linggau, AKBP Adithia Bagus Arjunadi.

Setelah diperiksa, kristal tersebut diduga kuat merupakan Narkotika Golongan I jenis sabu.

Dalam interogasi, HH mengaku hanya sebagai kurir. Ia menyebut barang haram itu berasal dari temannya berinisial R, yang kini dalam pengejaran.

HH mengaku dijanjikan upah Rp500.000 untuk mengantar sabu ke titik temu di pangkas rambut tersebut.

“Kami akan terus mengembangkan kasus ini untuk menangkap pemasok utama. Tersangka hanyalah bagian dari jaringan yang mencoba mengedarkan narkoba di Lubuklinggau,” tegas Kasat.

BACA JUGA: 12 Kades di Lahat Tersandung Narkoba, Bupati Bergerak Cepat Jabatan Langsung Melayang!

Kini HH ditahan di Mapolres Lubuk Linggau dan dijerat Pasal 114 ayat (2) jo Pasal 112 ayat (2) UU RI No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, dengan ancaman hukuman berat.

Page: 1 2

Redaksi

Share
Tags: HH komplotan curanmor ditangkap Polres Lubuklinggau Barat I kurir sabu pangkas rambut Hitam Putih penangkapan narkoba Lubuklinggau R Satresnarkoba
Topik: Narkoba

Recent Posts

  • Berita
  • Empat Lawang
  • Headline
  • Sumsel

Kebakaran di Desa Puntang Hanguskan Empat Rumah, Dua Warga Terluka

Kebakaran di Desa Puntang, Empat Lawang, menghanguskan empat rumah dan merusak tujuh lainnya. Dua warga…

4 jam ago
  • Berita

Bejeghum Jadi Strategi Empat Lawang Cegah Narkoba, Sekolah Jadi Sasaran!

Pemkab Empat Lawang bersama BNN dan Polres memperkuat pencegahan narkoba melalui Bejeghum, edukasi sekolah, kurikulum…

23 jam ago
  • Berita
  • Empat Lawang
  • Sumsel

Polres Empat Lawang Sita 208 Botol Miras Ilegal di Dua Warung

Polres Empat Lawang menyita 208 botol miras ilegal dari dua warung di Tebing Tinggi melalui…

1 hari ago
  • Berita
  • Empat Lawang
  • Sumsel

Enam Daerah Irigasi Empat Lawang Direhabilitasi, Anggaran Rp42 Miliar

Enam daerah irigasi di Empat Lawang akan direhabilitasi melalui program Kementerian PU dengan total anggaran…

2 hari ago
  • Berita
  • Empat Lawang
  • Kasus
  • Sumsel

Polsek Muara Pinang Amankan Pria, Diduga Edarkan 1 Kg Ganja

Polsek Muara Pinang mengamankan pria berinisial Z (39) dalam kasus dugaan peredaran ganja sekitar 1…

3 hari ago
  • Berita

Informasi Penerimaan CPNS 2026 Empat Lawang, Berikut Penjelasan Sekda!

Penerimaan CPNS 2026 Empat Lawang masih menunggu formasi KemenPAN-RB. Sekda Fauzan Khoiri Denin menyebut seleksi…

4 hari ago