OB SPPG di Palembang Bunuh Rekan Kerja, Akhirnya Menyerahkan Diri

oleh -1283 Dilihat
oleh
Kasus pembunuhan rekan kerja di Palembang terungkap. Pelaku menyerahkan diri ke polisi setelah diliputi rasa bersalah dan tak tenang, Selasa (27/1/2026) malam. Foto: istimewa

Emosi Andi pun memuncak. Ia menghentikan laju kendaraan, lalu menjegal kaki korban hingga terjatuh.

Tidak berhenti di situ, Andi juga menekan dada korban.

Saat korban melakukan perlawanan, pelaku mengaku panik dan semakin gelap mata.

Ia kemudian menjerat leher korban menggunakan jilbab yang dikenakan Wulandari hingga korban tak lagi bergerak.

BACA JUGA: Pelajar 14 Tahun Tewas Terlindas Bus di Depan Sekolah

“Saya lilit pakai jilbab. Tahu kalau dia mati karena ada darah dan lidahnya menjulur keluar,” tutur Andi kepada penyidik.

Setelah memastikan korban tidak bernyawa, Andi menyeret dan meninggalkan jasad korban di semak-semak dekat bekas kebun nanas.

Ia lalu membawa sepeda motor korban hingga ke wilayah Lembak.

Di sana, motor tersebut ditinggalkan dan kuncinya dibuang untuk menghilangkan jejak.

Beberapa ratus meter berjalan kaki, Andi kemudian melanjutkan perjalanan pulang ke Palembang dengan menaiki kendaraan travel.

Sejak saat itu, ia hidup dalam bayang-bayang ketakutan dan penyesalan, hingga akhirnya memutuskan menyerahkan diri.

BACA JUGA: Ditangkap Polisi, Terduga Bandar Narkoba Tewas di Rumah Sakit

Kasus ini menjadi pengingat keras bahwa konflik personal yang tidak dikelola dengan baik dapat berujung pada tragedi.

Aparat kepolisian pun mengimbau masyarakat untuk segera melapor atau mencari bantuan jika mengalami tekanan atau gangguan yang berpotensi memicu tindakan kekerasan. (*/red)

No More Posts Available.

No more pages to load.