Kasus pembunuhan rekan kerja di Palembang terungkap. Pelaku menyerahkan diri ke polisi setelah diliputi rasa bersalah dan tak tenang, Selasa (27/1/2026) malam. Foto: istimewa
Seorang OB bernama Andi (38) menyerahkan diri ke polisi usai membunuh rekan kerjanya, Wulandari (50). Pembunuhan terjadi di Muara Enim dengan motif rasa kesal karena korban disebut sering mengganggu. Jasad korban ditemukan di semak bekas kebun nanas.
PALEMBANG, LINTANGPOS.com – Rasa bersalah yang terus menghantui akhirnya membuat Andi (38) mengambil keputusan besar dalam hidupnya.
Pria yang sehari-hari bekerja sebagai office boy (OB) di salah satu SPPG di Palembang itu menyerahkan diri ke polisi setelah menghabisi nyawa rekan kerjanya sendiri.
Peristiwa tragis ini menjadi perhatian publik karena melibatkan sesama pekerja dan berakhir dengan kematian di lokasi sunyi.
Kasus pembunuhan tersebut terjadi di Desa Gaung Asam, Kecamatan Belida, Kabupaten Muara Enim.
Korban diketahui bernama Wulandari (50), warga Plaju, Palembang, yang juga bekerja di SPPG yang sama dengan pelaku.
Wulandari selama ini dikenal sebagai pekerja bagian cuci ompreng, sementara Andi bertugas sebagai OB.
BACA JUGA: Kasus Kredit Rp5 Miliar Bank Pelat Merah Masuk Meja Jaksa
Jasad korban pertama kali ditemukan warga di semak-semak bekas kebun nanas.
Kondisinya memprihatinkan. Di bagian leher terlihat bekas jeratan, sementara pada kakinya terdapat sejumlah luka.
Penemuan itu sempat menggegerkan warga sekitar karena lokasi kejadian tergolong sepi dan jauh dari permukiman padat.
Tak lama setelah penemuan jasad korban, titik terang mulai muncul.
Andi yang berasal dari Pemulutan Selatan, Kabupaten Ogan Ilir, akhirnya memberanikan diri mendatangi rumah salah satu anggota polisi.
Ia kemudian dibawa ke Polsek Ilir Barat I, Palembang, pada Selasa malam, 27 Januari 2026, sekitar pukul 20.00 WIB.
BACA JUGA: Niat Mendahului Berujung Duka, Pelajar 14 Tahun Tewas Terlindas Truk LPG
Kapolsek Ilir Barat I, Kompol Fauzi Saleh, membenarkan penyerahan diri tersebut. Menurutnya, pelaku secara langsung mengakui perbuatannya tanpa paksaan.
“Pelaku mendatangi rumah salah satu anggota kami lalu dibawa ke Polsek dan mengakui kalau dia yang membunuh perempuan tersebut,” ujar Fauzi, Rabu (28/1/2026).
Salah seorang warga, Leki, mengatakan gagal panen terjadi di sejumlah kawasan persawahan atau ladangan di…
Penelitian Nestia Destiani membahas pemanfaatan WhatsApp sebagai media penyebaran pesan dakwah oleh remaja di Desa…
Ketua DMI Empat Lawang Dodi Irawan menegaskan masjid harus menjadi pusat peradaban, pendidikan dan pemberdayaan…
Ketua DMI Sumsel menegaskan DMI Empat Lawang harus menyatu dengan pemerintah dan aktif menguatkan agenda…
Kepengurusan baru DMI Empat Lawang resmi dilantik. Bupati Joncik berharap organisasi kembali aktif dan mampu…
Artikel ilmiah Deah Monica mengulas implementasi kebijakan Rencana Tata Ruang Wilayah terhadap permukiman di sekitar…