Ojol Palembang Dibegal Siang Hari, Motor Raib di Jalan Malaka

oleh -512 Dilihat
oleh
Pengemudi ojek online di Palembang menjadi korban begal bersenjata tajam di siang hari. Pelaku berpura-pura meminta bantuan sebelum merampas motor korban, Selasa (27/1/2026). Foto: Istimewa

Ringkasan Berita:

Aksi begal kembali terjadi di Palembang. Seorang pengemudi ojek online, Idris Mufakkar (28), kehilangan sepeda motornya setelah diancam pisau oleh pelaku yang berpura-pura meminta bantuan. Peristiwa ini terjadi siang hari di Jalan Malaka II dan telah dilaporkan ke Polrestabes Palembang.


PALEMBANG, LINTANGPOS.com – Aksi kejahatan jalanan kembali menghantui warga Kota Palembang.

Kali ini, seorang pengemudi ojek online harus merelakan sepeda motornya dibawa kabur pelaku begal setelah diancam menggunakan senjata tajam di tengah jalan.

Peristiwa tersebut menambah daftar panjang kasus pencurian dengan kekerasan yang meresahkan masyarakat, khususnya para pekerja transportasi daring.

Korban diketahui bernama Idris Mufakkar (28), warga Jalan Musi VI, Kecamatan Ilir Barat I, Palembang.

Dengan raut wajah lelah dan masih terlihat trauma, Idris mendatangi Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polrestabes Palembang didampingi kedua orang tuanya pada Selasa (27/1/2026).

Kedatangannya bertujuan untuk melaporkan kejadian pahit yang dialaminya sehari sebelumnya.

BACA JUGA: Ojol di Palembang Ditusuk Orang Tak Dikenal Gara-gara Saling Tatap di Jalan

Dalam keterangannya kepada petugas kepolisian, Idris menuturkan bahwa peristiwa tersebut terjadi pada Senin (26/1/2026) sekitar pukul 12.00 WIB.

Lokasi kejadian berada di Jalan Malaka II, Kelurahan Bukit Sangkal, Kecamatan Kalidoni, Palembang, sebuah kawasan yang pada siang hari terbilang cukup ramai dilalui kendaraan.

Saat itu, Idris mengaku tengah melintas di sekitar lokasi kejadian. Ia tidak sedang menerima pesanan ojek online, sehingga berniat sekadar melanjutkan perjalanan.

Namun, situasi berubah ketika tiba-tiba seorang pria tak dikenal menghentikannya secara paksa di pinggir jalan.

Pelaku kemudian berpura-pura meminta bantuan. Dengan nada meyakinkan, pria tersebut meminta Idris untuk mengantarkannya ke suatu tempat.

Tanpa firasat buruk, Idris menuruti permintaan itu.

BACA JUGA: Jalan Utama Desa di Empat Lawang Rusak Parah, Warga Sindir: Lewat Sini Bayi Bisa Brojol!

Baginya, membantu orang lain adalah hal yang biasa dilakukan, terlebih sebagai pengemudi ojek online yang sehari-hari berinteraksi dengan banyak orang asing.

“Awalnya pelaku terlihat biasa saja, tidak mencurigakan. Dia minta tolong diantarkan,” ungkap Idris kepada petugas, sebagaimana tertuang dalam laporan kepolisian.

CEK BERITA LINTANGPOS.com di Google Search 

No More Posts Available.

No more pages to load.