Kedua korban sempat meminta perlindungan di area perusahaan, namun tidak mendapat respon berarti.
Bahkan, ketika manajer perusahaan datang, tak ada tindakan nyata untuk menghentikan kekerasan tersebut.
Beruntung, Kanit Polsek Lempuing bersama pihak KTU perusahaan datang ke lokasi dan mengevakuasi korban ke IGD RSUD Kayuagung dalam kondisi luka parah.
Dokter jaga IGD RSUD Kayuagung, dr. Rertiko, membenarkan bahwa pihaknya telah menerima dua pasien dengan luka akibat pengeroyokan.
BACA JUGA: Graham Potter Resmi Tangani Timnas Swedia, Dapat Tugas Berat Hidupkan Kembali Alexander Isak
“Ada luka robek di pelipis mata dan bengkak di wajah,” jelas dr. Rertiko.
Kedua korban kini masih menjalani perawatan intensif dan mengaku mengalami sesak napas akibat kekerasan yang dialami.
Menanggapi kejadian ini, anggota DPRD Sumsel, Jauhari, menegaskan bahwa tindakan kekerasan oleh oknum di luar prosedur merupakan pelanggaran berat yang harus diusut tuntas.
Sementara itu, Letda Kav Adam dari Unit Intel Kodim 0402 mengonfirmasi bahwa pihaknya telah menuju lokasi untuk melakukan mediasi dan klarifikasi terkait insiden tersebut.
Hingga kini, aparat kepolisian masih mendalami kasus tersebut untuk mengungkap siapa saja pelaku yang terlibat dalam aksi pengeroyokan terhadap Kades Cahya Bumi dan saudaranya itu. (*/red)
Page: 1 2
Sekda Fauzan Khoiri Denin mengingatkan ASN Empat Lawang menjaga loyalitas, memperkuat sinergi OPD, dan mengikuti…
Ulang tahun ke-56, Bupati Joncik Muhammad meminta maaf kepada ASN dan mengajak seluruh jajaran bersatu…
Kebakaran di Desa Puntang, Empat Lawang, menghanguskan empat rumah dan merusak tujuh lainnya. Dua warga…
Pemkab Empat Lawang bersama BNN dan Polres memperkuat pencegahan narkoba melalui Bejeghum, edukasi sekolah, kurikulum…
Polres Empat Lawang menyita 208 botol miras ilegal dari dua warung di Tebing Tinggi melalui…
Enam daerah irigasi di Empat Lawang akan direhabilitasi melalui program Kementerian PU dengan total anggaran…