Categories: Berita Empat Lawang Pendidikan Sumsel

Open House dan MPLS Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Empat Lawang Resmi Dibuka, Pendidikan Jadi Jalan Putus Rantai Kemiskinan

Joncik menegaskan Sekolah Rakyat bukan sekolah biasa. Seluruh fasilitas pendidikan, mulai dari asrama, pakaian, sepatu, perlengkapan belajar hingga kebutuhan siswa, telah disiapkan.

Ia berharap para peserta didik dapat memanfaatkan kesempatan tersebut dengan belajar sungguh-sungguh.

BACA JUGA: Cek Sekolah Rakyat, Bupati Empat Lawang Pastikan MPLS Siap!

Dalam kesempatan itu, Joncik juga membagikan perjalanan hidupnya sebagai anak buruh tani yang tumbuh dalam keterbatasan.

Ia pernah berjalan kaki berjam-jam untuk pergi ke sekolah, namun tetap memiliki keyakinan bahwa pendidikan mampu mengubah kehidupan.

“Saya ingin anak-anak di sini jauh lebih hebat dari kami. Belajarlah dengan sungguh-sungguh, karena pendidikan bisa mengubah nasib,” pesannya.

Bupati juga meminta para guru, pengasuh asrama dan seluruh tenaga pendidikan menjadikan tugas mereka sebagai bentuk pengabdian dan ibadah.

BACA JUGA: Lima Taruna Akmil Bina Mental Siswa Sekolah Rakyat Empat Lawang

Di akhir sambutannya, Bupati Joncik secara resmi membuka MPLS Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Kabupaten Empat Lawang.

“Dengan mengucapkan Bismillahirrahmanirrahim, MPLS Sekolah Rakyat Kabupaten Empat Lawang secara resmi saya buka,” ucapnya.

MPLS Jadi Awal Perjalanan Peserta Didik

Sementara itu, Kepala Sekolah Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Empat Lawang, Suparno, mengatakan MPLS bukan sekadar kegiatan mengenal lingkungan sekolah.

BACA JUGA: Sekda Empat Lawang Pantau MPLS, Tekankan Sekolah Aman dan Berkarakter

Menurutnya, MPLS merupakan awal perjalanan bagi peserta didik untuk belajar, membangun karakter, menemukan potensi diri dan menyiapkan masa depan.

“Hari ini bukan hanya hari pertama anak-anak mengenal sekolah. Ini adalah awal perjalanan untuk belajar, bertumbuh dan menyiapkan masa depan,” ujar Suparno.

Ia menjelaskan, peserta didik Sekolah Rakyat berasal dari keluarga dengan kondisi ekonomi terbatas.

Sebagian di antaranya pernah mengalami putus sekolah, membantu ekonomi keluarga, tinggal di panti asuhan hingga kehilangan orang tua.

BACA JUGA: Sekda Fauzan Ultimatum Pelaku Tangkap Ikan dengan Setrum

Karena itu, Sekolah Rakyat hadir sebagai bentuk kepedulian negara untuk memberikan kesempatan pendidikan yang lebih baik.

Page: 1 2 3 4

Legina Ainil Valensi

View Comments

Share
Tags: Joncik Muhammad MPLS 2026 pendidikan gratis Putus Rantai Kemiskinan Sekolah Rakyat Empat Lawang

Recent Posts

  • Berita
  • Empat Lawang
  • Pendidikan
  • Sumsel

Bupati Joncik Optimistis MPLS Berjalan Lancar

Bupati Empat Lawang Dr. H. Joncik Muhammad meninjau langsung kesiapan akhir Sekolah Rakyat menjelang pelaksanaan…

2 hari ago
  • Berita
  • Empat Lawang
  • Pendidikan
  • Sumsel

Bupati Empat Lawang Dr. H. Joncik Muhammad Lakukan Pengecekan Akhir Sekolah Rakyat Jelang MPLS

Bupati Empat Lawang Joncik Muhammad melakukan kunjungan dan pengecekan akhir kesiapan Sekolah Rakyat menjelang pelaksanaan…

3 hari ago
  • Berita
  • Lubuk Linggau
  • Pemerintahan
  • Sumsel

Joncik Hadiri Rapimwil Pemuda Muhammadiyah di Lubuk Linggau

Bupati Empat Lawang Joncik Muhammad menghadiri Rapimwil Pemuda Muhammadiyah Sumsel sekaligus pelantikan PDPM Lubuk Linggau.

3 hari ago
  • Empat Lawang
  • Sumsel

Lima Desa Empat Lawang Diusulkan Dapat BTS

Lima desa di Empat Lawang diusulkan mendapat pembangunan BTS untuk memperluas akses internet dan mengurangi…

3 hari ago
  • Bengkulu
  • Rejang Lebong

Dua Qori Rejang Lebong Bawa Nama Bengkulu ke MTQ Nasional

Dua qori asal Rejang Lebong, Herdiansyah dan Nofita Sari, mewakili Bengkulu pada MTQ Nasional 2026…

3 hari ago
  • Berita
  • Pendidikan
  • Sumsel

Festival Literasi Sumsel 2026 Kumpulkan Donasi 4.648 Buku

Festival Literasi Sumsel 2026 resmi dibuka Herman Deru. Sebanyak 4.648 buku terkumpul dalam gerakan memperkuat…

3 hari ago