Categories: Gaya Hidup

Pantangan Rumah Menghadap Arah Ini Menurut Orang Jawa

Ringkasan Berita:

° Dalam kepercayaan Jawa, arah hadap rumah bukan sekadar soal estetika.

° Ada pantangan tertentu yang dipercaya membawa kesialan, konflik keluarga, hingga rezeki seret.

° Tradisi ini masih dipegang kuat hingga kini dan sarat makna filosofis.


JAKARTA, LINTANGPOS.com – Bagi masyarakat Jawa, membangun rumah bukan hanya urusan teknis, tetapi juga menyangkut keseimbangan hidup.

Salah satu hal yang paling diperhatikan adalah arah hadap rumah, karena dipercaya berpengaruh besar terhadap nasib penghuninya.

Dalam tradisi Jawa, arah mata angin memiliki makna simbolis yang berkaitan dengan energi alam, leluhur, hingga perjalanan hidup manusia.

Karena itu, ada beberapa pantangan arah rumah yang sebaiknya dihindari menurut kepercayaan turun-temurun.

1. Rumah Menghadap Barat

Arah barat sering dikaitkan dengan simbol “surup” atau tenggelam.

BACA JUGA: 10 Tips Bangun Rumah Hemat, Impian Pasangan Muda Terwujud

Dalam filosofi Jawa, ini melambangkan akhir, kemunduran, dan kesedihan.

Rumah yang menghadap barat dipercaya rawan konflik rumah tangga dan sulit berkembang secara ekonomi.

2. Rumah Menghadap Selatan

Arah selatan identik dengan Ratu Kidul, penguasa laut selatan dalam mitologi Jawa.

Menghadap ke arah ini dianggap berisiko karena diyakini membawa energi besar yang tidak semua orang mampu “menanggungnya”, terutama bagi keluarga biasa.

3. Rumah Menghadap Timur Laut

BACA JUGA: Petani Banyuasin Bakal Nikmati SPBU Pertanian Pertama di Indonesia

Arah ini kerap disebut sebagai arah “wingit”.

Dalam primbon Jawa, timur laut dianggap kurang baik karena melambangkan ketidakstabilan, sering dikaitkan dengan sakit-sakitan dan hubungan sosial yang tidak harmonis.

Mengapa Masih Dipercaya Hingga Kini?

Meski zaman terus berubah, kepercayaan ini masih hidup karena dianggap sebagai bentuk kearifan lokal.

Banyak orang Jawa meyakini bahwa menghormati tradisi sama dengan menjaga keseimbangan antara manusia dan alam.

Namun, sebagian tokoh budaya menekankan bahwa pantangan ini sebaiknya dimaknai secara filosofis, bukan ditelan mentah-mentah.

BACA JUGA: Status Honorer Akhirnya Terjawab! PPPK Paruh Waktu Jadi Jalan Tol Menuju ASN Penuh di 2026

Intinya adalah membangun rumah dengan pertimbangan matang, tidak serampangan, dan tetap menjaga harmoni keluarga.

Page: 1 2

Lintang Pos

Share
Tags: arah rumah menurut jawa budaya jawa rumah kepercayaan orang jawa larangan rumah jawa mitos rumah jawa primbon jawa rumah rumah menghadap arah pantangan
Topik: Properti

Recent Posts

  • Berita
  • Empat Lawang
  • Sumsel

Enam Daerah Irigasi Empat Lawang Direhabilitasi, Anggaran Rp42 Miliar

Enam daerah irigasi di Empat Lawang akan direhabilitasi melalui program Kementerian PU dengan total anggaran…

1 jam ago
  • Berita
  • Empat Lawang
  • Kasus
  • Sumsel

Polsek Muara Pinang Amankan Pria, Diduga Edarkan 1 Kg Ganja

Polsek Muara Pinang mengamankan pria berinisial Z (39) dalam kasus dugaan peredaran ganja sekitar 1…

1 hari ago
  • Berita

Informasi Penerimaan CPNS 2026 Empat Lawang, Berikut Penjelasan Sekda!

Penerimaan CPNS 2026 Empat Lawang masih menunggu formasi KemenPAN-RB. Sekda Fauzan Khoiri Denin menyebut seleksi…

2 hari ago
  • Berita

Sekda Empat Lawang Lantik 27 Pejabat, ASN Diminta Siap Hadapi Persaingan Terbuka

Pemkab Empat Lawang melantik 27 pejabat. Sekda Fauzan Khoiri mengingatkan ASN meningkatkan kompetensi menghadapi persaingan…

3 hari ago
  • Berita

53 Pelajar Empat Lawang Ikuti Latihan Kepemimpinan Siswa Angkatan IX

Sebanyak 53 pelajar Empat Lawang mengikuti LKS Angkatan IX 2026 untuk membentuk karakter, disiplin, integritas,…

3 hari ago
  • Berita

Jumat Menyehatkan, Sekda Empat Lawang Ajak ASN Sehat Jasmani dan Rohani

Sekda Empat Lawang Fauzan Khoiri Denin menggelar Jumat Menyehatkan melalui olahraga bersama, seni, dakwah, dan…

3 hari ago