Pelajar Bolos Terjaring Satpol PP, Nongkrong di Kafe hingga Rental PS

oleh -724 Dilihat
oleh
Satpol PP Kepahiang menjaring belasan pelajar bolos sekolah di kafe, pasar, dan rental PS. Patroli dilakukan sebagai langkah pembinaan, bukan razia, Senin (26/1/2026). Foto: Istimewa

Aktivitas bermain gim di jam pelajaran menjadi pemandangan yang cukup memprihatinkan bagi petugas.

Menurut Dedi, sebagian besar siswa yang terjaring mengaku keluar sekolah tanpa izin guru.

Ada yang beralasan bosan belajar, ada pula yang sekadar ikut-ikutan teman.

Meski demikian, petugas tidak menemukan adanya unsur tindak kriminal atau pelanggaran berat lainnya.

BACA JUGA: Pemkab Empat Lawang Tegakkan Ketertiban, Satpol PP Siaga di Titik Strategis Pasar Pulo Mas

Tanpa Hukuman, Fokus Pembinaan

Berbeda dengan razia yang bersifat penindakan, patroli ini lebih mengedepankan pendekatan persuasif.

Satpol PP memastikan tidak ada hukuman fisik, penahanan, ataupun membawa siswa ke kantor.

“Tidak ada penahanan atau kita bawa ke kantor. Karena memang kegiatan ini hanya patroli, bukan razia,” tegas Dedi.

Para siswa yang terjaring hanya diberikan pemahaman langsung di lokasi terkait pentingnya mengikuti kegiatan belajar di sekolah.

Petugas mengingatkan bahwa jam sekolah seharusnya dimanfaatkan untuk menimba ilmu, bukan untuk nongkrong atau bermain gim.

BACA JUGA: Herman Deru Rombak Birokrasi, 154 Pejabat Sumsel Resmi Dilantik

Setelah diberikan pembinaan singkat, siswa diminta untuk segera kembali ke sekolah masing-masing dan mengikuti pelajaran seperti biasa.

Pendekatan ini dinilai lebih efektif untuk menumbuhkan kesadaran tanpa menimbulkan trauma atau rasa takut berlebihan.

Pendataan untuk Diteruskan ke Sekolah

Meski tanpa sanksi langsung, Satpol PP tetap melakukan pendataan. Nama siswa, asal sekolah, serta nama orang tua dicatat oleh petugas.

Data tersebut nantinya akan diteruskan ke pihak sekolah masing-masing sebagai bahan evaluasi.

“Terkait teguran atau sanksi, itu nanti menjadi kewenangan sekolah sesuai aturan yang berlaku di masing-masing sekolah,” jelas Dedi.

BACA JUGA: Usai Nataru, Pagar Alam Dibanjiri Durian dari Empat Lawang 

Langkah ini diharapkan dapat memperkuat sinergi antara Satpol PP, sekolah, dan orang tua dalam mengawasi perilaku siswa, khususnya saat jam belajar.

Patroli Rutin Akan Terus Dilakukan

Satpol PP Kepahiang memastikan kegiatan patroli semacam ini tidak berhenti sampai di sini.

CEK BERITA LINTANGPOS.com di Google Search 

No More Posts Available.

No more pages to load.