“Keesokan harinya, pelaku mengajak korban pulang bersama. Mereka berboncengan dengan teman masing-masing. Di tengah jalan, korban disuruh berhenti. Saat itulah rekaman video perundungan terjadi, ketika motor korban ditendang oleh rekan pelaku,” ungkap Zaziki.
Kasus perundungan yang terekam video ini sempat membuat geger masyarakat Muratara.
Pihak sekolah, pemerintah daerah, dan kepolisian kini tengah berkoordinasi untuk menangani kasus ini secara hukum sekaligus memperhatikan sisi perlindungan anak baik bagi korban maupun pelaku. (*/red)
Page: 1 2
Sekda Empat Lawang Fauzan Khoiri Denin menegaskan nilai Pancasila harus dibumikan dalam birokrasi dan kehidupan…
Polres Empat Lawang mengungkap kasus curas di Tanjung Beringin. Tiga anak berusia 16 tahun diamankan…
Pemkab dan DPRD Empat Lawang menyepakati Perubahan APBD 2026 dengan pendapatan Rp1,137 triliun dan belanja…
Banggar DPRD Empat Lawang memangkas belanja Rp67,29 miliar dalam APBD Perubahan 2026 setelah proyeksi dana…
Rapat Paripurna DPRD Empat Lawang diskor karena dokumen laporan Banggar dan Pansus belum rampung. Sidang…
Polres Empat Lawang mengungkap kasus penganiayaan yang menyebabkan kematian di Desa Canggu. Terduga pelaku JS…
View Comments