Categories: Lahat Sumsel

Pelat Luar Daerah Terancam Ditertibkan! Lahat Bidik Rp65 Miliar dari Opsen Pajak Kendaraan

Ringkasan Berita:

° Pemkab Lahat mulai serius menggenjot pendapatan daerah dari opsen pajak kendaraan bermotor.

° Bupati Bursah Zarnubi menegaskan armada berpelat luar wajib balik nama ke Sumsel.

° Potensi pendapatan dari sektor transportasi diproyeksi tembus Rp65 miliar.


LAHAT, LINTANGPOS.com – Pemerintah Kabupaten Lahat tancap gas mengamankan potensi pendapatan daerah dari sektor opsen pajak kendaraan bermotor.

Langkah ini menyasar langsung armada transportasi yang selama ini beroperasi di wilayah Lahat namun masih menggunakan pelat kendaraan luar Sumatera Selatan.

Bupati Lahat H. Bursah Zarnubi menegaskan, seluruh kendaraan yang beroperasi dan mencari keuntungan di Bumi Seganti Setungguan sudah seharusnya menggunakan pelat Sumatera Selatan serta melakukan balik nama.

Penegasan itu, kata dia, merupakan arahan langsung dari Gubernur Sumatera Selatan yang wajib disampaikan kepada seluruh asosiasi transportir.

“Sekarang aturan opsen pajak 66 persen kembali ke daerah asal. Jadi kalau masih ada yang pakai pelat luar, akan kami lakukan operasi. Ini amanat undang-undang,” tegas Bursah.

Menurutnya, potensi penerimaan daerah dari opsen pajak kendaraan bermotor, khususnya sektor transportasi, sangat besar.

BACA JUGA: Kasus Kades Terjerat Korupsi Makin Banyak! Pajak Desa Tak Disetor Jadi Lahan Basah Baru

Tahun ini saja, nilainya diperkirakan bisa mencapai Rp65 miliar jika seluruh armada tertib administrasi.

Bursah berharap Asosiasi Transportir Seganti Setungguan dapat menjadi contoh dengan mendorong seluruh anggotanya segera mengganti pelat kendaraan menjadi pelat Lahat atau Sumsel.

“Kalau pajaknya dibayar di sini, manfaatnya juga kembali ke daerah. Untuk pembangunan dan pelayanan masyarakat,” ujarnya.

Ketua Asosiasi Transportir Seganti Setungguan, Fredy Marwan, mengakui masih banyak armada yang belum berpelat Sumsel.

Dari sekitar 3.000 kendaraan yang tergabung dalam asosiasi, baru kurang dari 50 persen yang telah menggunakan pelat Lahat atau Sumatera Selatan.

“Kami akan lakukan pendataan ulang. Prinsipnya kami siap mendukung kebijakan pemerintah agar armada yang masih pelat luar beralih ke pelat Sumsel,” kata Fredy.

BACA JUGA: Aturan Pajak Baru 2025 Resmi Rilis! Pelaporan PPh–PPN Kini Dirombak Total Lewat Coretax, Begini Caranya!

Sementara itu, Kepala Bapenda Lahat Subranuddin menjelaskan, hingga tahun ini realisasi penerimaan opsen pajak kendaraan bermotor telah mencapai sekitar Rp35 miliar.

Page: 1 2

Redaksi

Share
Tags: asosiasi transportir balik nama kendaraan Bapenda Lahat BBNKB Bupati Bursah Zarnubi opsen pajak kendaraan bermotor pelat Sumsel Pemkab Lahat pendapatan daerah transportasi Lahat

Recent Posts

  • Artikel
  • Nasional

Ferry Irwandi Ingatkan Ilmu Padi: Tak Perlu Sibuk Membuktikan Diri

Ferry Irwandi mengingatkan bahwa semakin seseorang berilmu dan terampil, semakin penting untuk tetap rendah hati…

9 jam ago
  • Berita
  • Empat Lawang
  • Sumsel

Mobil Tangki Air Terbalik Saat Suplai Air ke Sekolah Rakyat

Tangki air Perumda Tirta Seguring Betung terbalik saat membawa suplai air ke Sekolah Rakyat. Dua…

9 jam ago
  • Berita
  • Empat Lawang
  • Sumsel

Makmano Karhutla Digencarkan, Petani Diingatkan Tak Bakar Lahan

Polres Empat Lawang menggencarkan Makmano Karhutla dengan menyambangi petani dan mengingatkan warga agar tidak membuka…

15 jam ago
  • Empat Lawang
  • Pendidikan
  • Sumsel

Kepsek SRT 1 Empat Lawang Angkat Bicara Soal Dugaan Perundungan

Kepala Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) 1 Empat Lawang, Suparno, memberikan tanggapan terkait dugaan perundungan

22 jam ago
  • Berita
  • Empat Lawang
  • Headline
  • Pendidikan
  • Sumsel

Siswa Sekolah Rakyat Diduga Dirundung, Berujung Patah Tangan

Siswa Sekolah Rakyat Empat Lawang diduga menjadi korban perundungan hingga cedera tangan dan harus dipulangkan…

23 jam ago
  • Artikel
  • Nasional

Sulit Bilang “Tidak”? Bisa Jadi Kamu Seorang People Pleaser

People pleaser kerap mengutamakan kebahagiaan orang lain hingga lupa mengenali dan memenuhi kebutuhan dirinya sendiri.

2 hari ago