Sungai Musi, meskipun menjadi sumber kehidupan dan aktivitas warga, juga menyimpan potensi bahaya yang tidak bisa dianggap sepele.
Pihak terkait hingga kini masih melakukan pendalaman informasi mengenai kronologi pasti kejadian, termasuk upaya mengidentifikasi korban melalui keterangan rekan-rekannya maupun warga yang mengenalnya.
Proses pencarian akan terus dilanjutkan hingga korban ditemukan.
BPBD Empat Lawang juga mengimbau masyarakat untuk lebih berhati-hati saat beraktivitas di sekitar aliran sungai, terutama ketika debit air meningkat akibat cuaca atau kondisi alam lainnya.
Warga diminta tidak berenang atau mandi di sungai tanpa memperhatikan faktor keselamatan.
BACA JUGA: Remaja 16 Tahun di Pagar Alam Tenggelam di Sungai Curug Besemah, Tim SAR Lakukan Pencarian
“Kami mengimbau masyarakat untuk selalu waspada. Sungai terlihat tenang, tapi arus bawah bisa sangat berbahaya,” ujar perwakilan tim pencarian di lokasi.
Hingga Sabtu siang, suasana di sekitar Sungai Musi masih dipadati warga yang berharap korban segera ditemukan.
Doa dan harapan terus mengalir, seiring upaya pencarian yang belum membuahkan hasil.
Peristiwa ini menjadi pengingat bahwa kewaspadaan dan keselamatan harus selalu menjadi prioritas, di mana pun dan kapan pun. (*/red)
Warga Desa Sarang Bulan, Empat Lawang, mengeluhkan bantuan beras 30 kg yang disebut hanya diterima…
Sebanyak 19 anggota Pramuka Empat Lawang menerima penghargaan Pancawarsa 2026 atas dedikasi dan kontribusi dalam…
Sebanyak 16 dokter internship ditempatkan di Empat Lawang. Sekda Fauzan Khoiri Denin menekankan pentingnya sikap…
Sekda Empat Lawang Fauzan Khoiri Denin meminta operasional travel dikaji menyusul kecelakaan maut yang menewaskan…
Pemkab Empat Lawang menjadwalkan tiga agenda pada 17 September 2026, mulai Upacara Hari Perhubungan Nasional…
Polsek Talang Padang menggencarkan Makmano Karhutla di Desa Karang Are dan mengimbau warga tidak membuka…