Pria diduga pemain angklung keliling tenggelam di Sungai Musi, Empat Lawang. Tim BPBD masih melakukan pencarian dan identitas korban belum diketahui, Sabtu (24/1/2026). Foto: Istimewa
° Seorang pria yang diduga pemain angklung keliling dilaporkan tenggelam di Sungai Musi, Empat Lawang, Sabtu pagi.
° Korban diduga terseret arus saat mandi di sungai dan hingga kini masih dalam proses pencarian oleh tim gabungan.
EMPAT LAWANG, LINTANGPOS.com – Suasana tenang di tepian Sungai Musi, wilayah Kelurahan Pasar, Kecamatan Tebing Tinggi, Kabupaten Empat Lawang, mendadak berubah mencekam pada Sabtu pagi (24/01/2026).
Seorang pria yang diduga berprofesi sebagai pemain angklung keliling dilaporkan tenggelam setelah terseret arus sungai yang cukup deras.
Hingga berita ini diturunkan, korban masih belum ditemukan dan proses pencarian terus dilakukan oleh tim gabungan.
Peristiwa nahas tersebut terjadi sekitar pukul 10.15 WIB. Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun, korban saat itu diduga sedang mandi di tepian Sungai Musi bersama beberapa rekannya.
Aktivitas mandi di sungai tersebut disebut kerap dilakukan oleh warga maupun pendatang, terutama saat cuaca sedang panas dan air sungai tampak tenang di permukaan.
Namun, kondisi Sungai Musi yang tampak jinak sering kali menyimpan arus bawah yang kuat dan berbahaya.
Diduga, korban yang tidak bisa berenang kehilangan keseimbangan saat berada di dalam air, kemudian terseret arus hingga akhirnya tenggelam.
Sejumlah warga yang berada tidak jauh dari lokasi kejadian mengaku sempat mendengar teriakan minta tolong beberapa saat sebelum korban menghilang di dalam sungai.
Teriakan tersebut sontak membuat warga berhamburan ke tepi sungai, namun derasnya arus membuat upaya pertolongan tidak dapat dilakukan secara langsung.
“Awalnya kami dengar teriakan, tapi arusnya memang sedang kuat. Orang-orang di situ tidak berani turun karena takut ikut terseret,” ujar salah satu warga setempat yang enggan disebutkan namanya.
Rekan korban yang berada di lokasi kejadian juga disebut tidak mampu memberikan pertolongan.
Selain kondisi arus sungai yang cukup berbahaya, keterbatasan kemampuan berenang diduga menjadi faktor utama tidak maksimalnya upaya penyelamatan saat kejadian berlangsung.
Mendagri Tito Karnavian bersama istri mengunjungi stand Dekranasda Empat Lawang dalam Kriyanusa 2026 di JCC…
Hujan deras disertai angin kencang mengguyur Tebing Tinggi, Empat Lawang, Minggu siang. Warga menyambut gembira…
ORADO Empat Lawang mengirim 14 atlet ke Open Tournament Domino Piala Panglima TNI di Lahat.…
Sumatera Selatan menjadi ikon Kriyanusa 2026 di JICC Jakarta. Herman Deru hadir menyaksikan produk dan…
Herman Deru mendorong pemuda Sumsel mengubah mindset dari pencari kerja menjadi pencipta lapangan kerja melalui…
Film Lobang Buaya karya Hanung Bramantyo mengandalkan misteri pembunuhan dan plot twist, dengan latar fiksi…