Arifai juga menekankan pentingnya inovasi dan kolaborasi dalam perumusan kebijakan.
Fokus utama yang diusung adalah menciptakan lapangan kerja baru, menarik investasi, dan memberdayakan UMKM agar menjadi motor penggerak ekonomi lokal.
Forum Diskusi Awal
Sosialisasi ini bukan sekadar pertemuan formal, melainkan menjadi ruang diskusi awal untuk menyamakan visi pembangunan.
Para peserta diajak melihat peluang ekonomi daerah, dari potensi sektor pertanian hingga peluang pariwisata yang bisa dikembangkan lebih lanjut.
“Pertumbuhan ekonomi tidak bisa dicapai hanya dengan kebijakan di atas kertas, tetapi dengan aksi nyata yang terukur dan berkelanjutan,” tambah Arifai.
Arah Baru Pembangunan Daerah
Bagi Pemkab Empat Lawang, pembentukan tim percepatan ini menjadi langkah awal dalam menghadapi tantangan global.
Pemerintah daerah ingin memastikan bahwa setiap program yang berjalan memiliki dampak langsung terhadap kesejahteraan masyarakat.
Kegiatan sosialisasi ini juga menjadi sinyal bahwa pembangunan ekonomi tidak lagi hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, melainkan perlu dukungan dari semua pihak—mulai dari OPD, pelaku usaha, hingga masyarakat.
BACA JUGA: DPRD Prabumulih Diguncang Demo Soal Rangkap Jabatan
Dengan terbentuknya tim percepatan, Empat Lawang diharapkan mampu bergerak lebih cepat, terarah, dan inovatif dalam mewujudkan pertumbuhan ekonomi yang inklusif serta berkelanjutan. (*/red)






