Pemkab Empat Lawang gelar Rakor DTSEN untuk menyelaraskan dan memutakhirkan data sosial agar bantuan tepat sasaran, sekaligus mempersiapkan Program Sekolah Rakyat 2026, Senin (24/11/2025). Foto: */LINTANGPOS.com/Legina Ainil Valensi
Ringkasan Berita :
~ Pemkab Empat Lawang menggelar Rakor DTSEN guna membenahi data sosial yang belum sinkron.
~ Setiap desa wajib memiliki operator data, sementara camat diminta memperkuat verifikasi.
~ Rakor juga membahas persiapan Program Sekolah Rakyat 2026.
~ Pemkab Empat Lawang gelar Rakor DTSEN untuk menyelaraskan dan memutakhirkan data sosial agar bantuan tepat sasaran, sekaligus mempersiapkan Program Sekolah Rakyat 2026.
EMPAT LAWANG, LINTANGPOS.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Empat Lawang menggelar Rapat Koordinasi Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) tingkat kabupaten di Ruang Rapat Madani, Senin (24/11/2025).
Kegiatan ini secara resmi dibuka oleh Plt Asisten I Setda Empat Lawang, Sumitro Sukma Bahagia, dan dihadiri Kepala BPS, sejumlah pimpinan OPD, para camat, kepala desa, serta unsur pendamping sosial.
Kepala Dinas Sosial Kabupaten Empat Lawang, Eka Agustina, dalam paparannya menegaskan bahwa validasi dan pemutakhiran data DTSEN menjadi kunci untuk memastikan bantuan sosial tersalurkan tepat sasaran sesuai arahan Kementerian Sosial, BPS, dan Presiden.
Saat ini, terdapat 112.864 jiwa tercatat dalam data DTSEN, termasuk 14.318 Keluarga Penerima Manfaat (KPM).
Sekitar 80 persen data telah dilakukan ground check, namun masih ditemukan sejumlah ketidaktepatan sehingga membutuhkan perbaikan menyeluruh.
Untuk memperkuat akurasi, setiap desa diwajibkan menunjuk satu operator data yang akan mengelola data set desa bersama Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK), Tenaga Kesejahteraan Kabupaten (TKH), Dinas Sosial, dan BPS.
Proses pemutakhiran data akan dilakukan setiap bulan selama 10 hari melalui koordinasi intensif dalam grup kerja bersama Dinsos dan Pusdatin.
Eka juga menyoroti pentingnya keterlibatan camat dan kepala desa dalam pengawasan verifikasi lapangan.
Mereka diminta mendukung penuh kerja petugas Program Keluarga Harapan (PKH) dan TKSK agar data benar-benar mencerminkan kondisi faktual masyarakat.
Page: 1 2
BPBPK Sumsel meninjau lokasi SPAM Sekolah Rakyat di Puncak Are, Empat Lawang, mencakup rencana IPA,…
Dua warga diamankan Polres Empat Lawang setelah ditemukan di lokasi lahan terbakar dekat RSUD. Polisi…
Kejari Empat Lawang memperkuat koordinasi PAKEM untuk memantau perkembangan aliran kepercayaan dan keagamaan demi menjaga…
Peringati HUT ke-81 TNI, Polsek jajaran Polres Empat Lawang mengunjungi Koramil untuk memperkuat sinergi dan…
Polres Empat Lawang menangkap AS, terduga pelaku curanmor, di pondok kebun sawit Lahat. Polisi mengamankan…
Polisi Empat Lawang mendorong pemanfaatan pekarangan bergizi sekaligus memperkuat pencegahan karhutla melalui patroli dan sambang…
View Comments