“Kampung internet ini akan kita lihat kelayakannya, baik dari sisi infrastruktur maupun potensi ekonomi desanya,” ungkapnya.
Dalam kesempatan itu, Diskominfo Empat Lawang juga menyampaikan persoalan blank spot, yakni wilayah yang belum terjangkau jaringan telekomunikasi.
Pihaknya berkomitmen melakukan pendataan menyeluruh dan menyusun usulan resmi kepada Komdigi RI.
BACA JUGA: Empat Lawang Percepat Digitalisasi, Surat Tak Perlu Antar Pintu ke Pintu Lagi
“Blank spot akan kita data, lalu kita ajukan ke Komdigi untuk ditindaklanjuti dan dikaji,” kata Budi.
Ia berharap sinergi pemerintah daerah dan pusat mampu mengatasi keterbatasan jaringan secara bertahap sehingga pemerataan layanan komunikasi di Empat Lawang semakin optimal.
“Audiensi ini diharapkan menjadi awal percepatan transformasi digital di Empat Lawang, baik dalam layanan publik, penguatan ekonomi desa, maupun pemerataan akses informasi,” pungkasnya. (*/red)
Page: 1 2
Pemerintah Kabupaten Empat Lawang bersama Kejaksaan Negeri Empat Lawang menandatangani PKS bidang Perdata dan Tata…
Kajari Empat Lawang Yuli Andri menegaskan kesiapan Jaksa Pengacara Negara mendampingi OPD dan memulihkan hak-hak…
Polres Empat Lawang dan BNN menggerebek lokasi dugaan peredaran narkoba di Desa Batu Lintang. Empat…
Kajati Sumsel Nurcahyo J. M. mengunjungi Kejari Empat Lawang untuk memantau kinerja, memperkuat koordinasi, dan…
Kasus ISPA menjadi perhatian saat kemarau panjang. Dinas Kesehatan menyiagakan pelayanan di 10 puskesmas dan…
BNN Empat Lawang menguatkan gerakan Bejeghum P4GN Bersinar dengan melibatkan pemerintah desa, organisasi perempuan, dan…