Ringkasan Berita:
° Seorang pemuda di Pendopo mengalami penganiayaan setelah dipepet dua pelaku bermotor Yamaha Vixion merah.
° Korban ditendang hingga terjatuh 20 meter dan mengalami luka-luka.
° Polisi masih menyelidiki identitas pelaku serta mengimbau warga melapor jika memiliki informasi.
EMPAT LAWANG, LINTANGPOS.com – Di sebuah sore yang seharusnya berjalan tenang di Jalan Poros Tebing Tinggi–Pendopo, suasana mendadak berubah mencekam.
Rabu, 13 November 2025, sekitar pukul 16.15 WIB, jalur yang biasa dilalui warga Desa Batu Cawang itu, menjadi saksi sebuah aksi penganiayaan.
Korban, Karta Sasmita (25), warga Desa Karang Caya, tak pernah menyangka perjalanan sore itu akan berakhir di meja perawatan Klinik Dzahira, Desa Gunung Meraksa Baru.
Ia sempat melintas seperti biasa ketika tiba-tiba dua pria tak dikenal dengan sepeda motor Yamaha Vixion merah memepetnya tanpa alasan yang jelas.
Menurut keterangan awal, salah satu pelaku menendang Karta dengan cukup keras hingga ia kehilangan keseimbangan.
Lebih mencengangkan lagi, pelaku lainnya diduga hendak mencabut senjata tajam, membuat situasi berubah dari ancaman menjadi potensi serangan mematikan.
BACA JUGA: Kasus Korupsi SMK Jambi Makin Panas, Polisi Buka 3 Perkara Baru, Dua Kadisdik Terseret!
Namun nasib berkata lain bagi kedua pelaku.
Ketika memasuki tikungan, mereka berpapasan dengan kendaraan lain dari arah berlawanan.
Kontak itu membuat motor pelaku tergelincir dan mereka terjatuh ke sisi kiri jalan.
Sementara itu, Karta sendiri terpental dan jatuh hingga sekitar 20 meter dari lokasi tabrakan kecil tersebut, meninggalkan luka-luka yang membuatnya harus segera dilarikan untuk perawatan medis.
Kapolsek Pendopo membenarkan peristiwa itu.
“Kami telah melakukan pengecekan korban, olah TKP, dan mengumpulkan keterangan saksi. Saat ini kami masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap identitas dan keberadaan pelaku,” ujarnya.
BACA JUGA: Buron 3 Tahun! Pelaku Curas di Bawah Jembatan Padang Tepong Diciduk saat Subuh
Hingga kini, jejak kedua pria misterius tersebut masih belum ditemukan. Polsek Pendopo bersama Sat Reskrim Polres Empat Lawang terus bekerja mengungkap kasus ini.
Pihak kepolisian juga mengimbau masyarakat yang melihat, mengetahui, atau mendengar informasi sekecil apa pun terkait para pelaku agar segera melapor. (*/red)






